RANTAU – Program kredit tanpa bunga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tapin terus menunjukkan progres positif. Melalui program Tapin Beriman, hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tapin dan Bank Kalsel, para pelaku usaha mikro kini mulai merasakan manfaat dukungan permodalan tanpa beban bunga.
Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel Rantau, Fitri Hernadi, mengungkapkan bahwa program ini menjadi salah satu implementasi nyata dari program unggulan Bupati Tapin H Yamani, dalam upaya memperkuat sektor UMKM di daerah.
“Penyaluran kredit UMKM tanpa bunga telah berjalan dengan baik. Sosialisasi dilakukan bersama pemerintah daerah di seluruh kecamatan. Bank Kalsel secara aktif mengawal distribusi agar tepat sasaran dan rutin melaporkan realisasinya kepada pemerintah daerah,” ujar Fitri, Kamis (13/11/2025).
Sejak diluncurkan pada Agustus 2025 hingga Oktober 2025, total kredit yang telah disalurkan mencapai Rp 330 juta kepada pelaku UMKM di berbagai kecamatan di Tapin. Program ini, kata Fitri, akan terus berlanjut dan ditargetkan menyalurkan dana hingga Rp 2 miliar pada tahun 2025.
“Plafond pinjaman dimulai dari Rp 20 juta hingga Rp 50 juta per orang. Kami berharap semakin banyak usaha kecil yang terbantu dan bisa berkembang,” tambahnya.
Mekanisme penyaluran program dilakukan melalui proses seleksi ketat, melibatkan verifikasi dari pihak kecamatan untuk memastikan penerima benar-benar pelaku usaha yang layak dan membutuhkan. Sektor perdagangan dan pertanian disebut menjadi dua bidang usaha yang paling banyak memanfaatkan fasilitas kredit tanpa bunga ini.
Meski demikian, Fitri tidak menampik adanya tantangan di lapangan. Salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang belum memahami risiko tunggakan kredit pada lembaga keuangan lain.
“Sebagian permohonan tidak bisa diproses karena calon penerima memiliki tunggakan pinjaman di fintech atau lembaga keuangan lain. Ini menjadi evaluasi penting bagi kami dalam memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat,” jelasnya.
Terkait keberlanjutan program, Fitri menegaskan bahwa Bank Kalsel akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapin. Evaluasi dan monitoring bersama dilakukan setiap bulan agar program tetap relevan dan berdampak nyata bagi ekonomi daerah.
“Bank Kalsel berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program ini. Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar program ini tetap tepat sasaran dan mendukung pertumbuhan ekonomi Tapin,” ujarnya.
Editor : Arif Subekti