Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

BPBD HST Patroli ke Lokasi Rawan Banjir di Pandawan, Dua Desa Masih Tergenang

Jamaludin • Selasa, 11 November 2025 | 08:16 WIB
BPBD HST melakukan patroli ke lokasi rawan banjir di Kecamatan Pandawan.
BPBD HST melakukan patroli ke lokasi rawan banjir di Kecamatan Pandawan.

BARABAI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan patroli rutin di wilayah rawan banjir, Senin (10/11/2025).

Patroli yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) ini berlangsung di Kecamatan Pandawan sejak pukul 13.45 Wita hingga petang.

Kasubid Kedaruratan dan Logistik BPBD HST, Fitriadinor, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan di wilayah Hulu Sungai Tengah.

“Kami melakukan patroli ke beberapa titik rawan di Kecamatan Pandawan, sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat agar selalu waspada dan menjadikan BPBD sebagai sumber informasi kebencanaan,” ujarnya.

Patroli yang menggunakan satu unit mobil operasional BPBD ini menyusuri sejumlah desa yang mulai terdampak genangan air, di antaranya Desa Jaranih dan Desa Masiraan.

Berdasarkan hasil pantauan petugas, di Desa Jaranih sekitar pukul 13.46 Wita di RT 03 RW 02, air menggenangi jalan dengan ketinggian 5–10 cm dan pekarangan rumah 30–35 cm.

Photo
Photo

Air berwarna keruh dengan arus deras dan cuaca berawan. Fasilitas umum yang terdampak antara lain Kantor Desa dan MIN 3 Hulu Sungai Tengah.

Selanjutnya di RT 04 RW 02, ketinggian air di jalan mencapai 30–45 cm dan di pekarangan rumah 35–50 cm. Di RT 06 RW 03, genangan di jalan berkisar 15–20 cm dan di pekarangan rumah 20–25 cm.

Selanjutnya di Desa Masiraan tepatnya di RT 01 RW 01, ketinggian air di jalan 10–15 cm dan di pekarangan rumah 15–20 cm.

Di RT 02 RW 01, genangan air di jalan 5–10 cm, pekarangan rumah 30–55 cm, halaman Kantor Desa 25 cm, bahkan air sempat masuk ke dalam Kantor Desa Masiraan setinggi 3 cm. Fasilitas umum yang terdampak antara lain Langgar Nurul Amin dan Kantor Desa.

Fitriadinor menjelaskan, dari hasil patroli ini, BPBD memastikan personel tetap siaga di lapangan untuk memantau kondisi terkini serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami berupaya agar masyarakat tetap tenang. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan bisa mengurangi kepanikan dan traumatik warga akibat banjir,” tambahnya.

BPBD HST juga mengimbau warga untuk terus memperbarui informasi kondisi cuaca dan potensi bencana melalui kanal resmi BPBD serta segera melapor jika terjadi peningkatan debit air yang signifikan.

Editor: Toto Fachrudin

Editor : Arief
#Banjir #hulu sungai tengah #BPBD #bencana