Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jembatan Barito Ditutup, Truk Bandel yang Mencoba Melintas Langsung Disuruh Polisi Putar Balik

Fauzan Ridhani • Sabtu, 1 November 2025 | 12:23 WIB
PUTAR BALIK:Kasat Lantas Polres Batola, AKP Andre Primaraharja Wirahmawan bersama personelnya berjaga di titik larangan perempatan Handil Bakti, Sabtu (1/11/2025).
PUTAR BALIK:Kasat Lantas Polres Batola, AKP Andre Primaraharja Wirahmawan bersama personelnya berjaga di titik larangan perempatan Handil Bakti, Sabtu (1/11/2025).

BANJARMASIN - Penerapan larangan kendaraan berat roda enam ke atas melintasi Jembatan Barito, memasuki hari kedua, Sabtu (1/11/2025).

Petugas Satlantas Polres Barito Kuala harus ekstra sabar menghadapi sopir truk yang ngotot ingin tetap melintas di Jembatan Barito.

Terpantau di perempatan Handil Bakti, Jalan Gubernur Syarkawi, dan Jalan Trans Kalimantan, masih saja ada truk bandel yang mencoba memaksa lurus ke arah Jembatan Barito.

Alasan mereka beragam, mulai dari bilang "dekat saja" hingga mengaku tak tahu aturan.

Padahal, larangan melintas sudah lama disosialisasikan, yakni pembatasan diberlakukan pukul 10.00-14.00 Wita.

Guna mengantisipasi penumpukan, Satlantas Batola menyediakan area parkir sementara bagi truk.

Lokasinya antara lain di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti sebelum simpang empat, kemudian di Jalan Gubernur Syarkawi sebelum Kampus UMB.

Dari arah Kapuas, kendaraan berat diarahkan parkir di wilayah Anjir Muara sebelum jembatan.

"Macam-macam alasannya, ada yang bilang sebentar saja. Tapi, tetap kita larang dan arahkan ke rest area dekat UMB," tegas Kasat Lantas Polres Batola, AKP Andre Primaraharja Wirahmawan di lokasi titik jaga perempatan Handil Bakti.

Meski begitu, Andre menyebut situasi lebih kondusif dibanding hari pertama. Sopir mulai menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak tiba saat penutupan berlangsung. "Kesadaran pengguna jalan semakin baik. Antrean juga jauh berkurang," katanya.

Pantauan Radar Banjarmasin, arus kendaraan kecil dari Banjarmasin menuju Marabahan dan sebaliknya terpantau lancar.

Penutupan Jembatan Barito berlangsung tiga hari, sesuai surat Dishub Kalsel nomor 500.11/1415.04/DISHUB/2025, terkait rencana perbaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel.

Sesuai hasil rapat Forum Lalu Lintas (LLAJ) Kalsel, penutupan berlangsung 31 Oktober, 1 November, dan 3 November 2025 pada pukul 10.00-14.00 Wita.

Kendaraan berat dan yang dikemudikan dengan SIM B1 dan B2 dilarang melintas selama jam tersebut.

Sementara kendaraan ringan, roda dua, ambulans, dan pemadam kebakaran tetap diperbolehkan lewat.

Editor : Fauzan Ridhani
#Jembatan Barito #kendaraan berat #truk bandel #satlantas #polres batola