Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lewat Bimtek, Batola Siap Terapkan Sistem Pajak Modern hingga ke Desa

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:35 WIB

 

BIMTEK:Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi, saat memberikan paparan ketika membuka kegiatan Bimtek.//Kominfo Batola untuk Radar Banjarmasin
BIMTEK:Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi, saat memberikan paparan ketika membuka kegiatan Bimtek.//Kominfo Batola untuk Radar Banjarmasin

MARABAHAN-Bupati Barito Kuala secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan bagi Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta Kaur Keuangan se-Kecamatan Mekarsari, Selasa (21/10).

Kegiatan yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin ini diikuti puluhan peserta dan dihadiri Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Batola, Camat Mekarsari, unsur Forkopimcam, jajaran Polsek dan Koramil Mekarsari, Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD), hingga para kepala desa di wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Batola menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Bimtek ini penting sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur desa di bidang pengelolaan keuangan dan perpajakan.

"Kita semua punya tanggung jawab bersama memastikan sistem pengelolaan keuangan desa berjalan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur desa memahami aturan administrasi dan perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Lebih jauh, Bupati juga menyampaikan bahwa sekitar 5.600 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Batola akan diaktifkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)-nya melalui sistem aplikasi CoreTax. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penerapan sistem perpajakan modern dan transparan.

"Ini bentuk dukungan kita terhadap program pemerintah. Semoga sistem ini berjalan baik dengan dukungan semua pihak, hingga ke tingkat desa," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi aktif. Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk pola pikir aparatur desa yang selaras dalam membangun desa sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

"Administrasi itu penting. Sebagus apa pun pekerjaan di lapangan, kalau administrasinya tidak tertata, hasilnya tidak akan dinilai baik," tegasnya.

Bupati juga mendorong seluruh desa di Batola terus meningkatkan kinerja menuju predikat Desa Mandiri. Saat ini, sebanyak 195 desa di 17 kecamatan menjadi sasaran penilaian program tersebut.

"Mari bersama kita dorong perubahan agar Kabupaten Barito Kuala bisa menjadi yang terbaik dan menjadi contoh bagi 13 kabupaten/kota lainnya di Kalsel," pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Batola