RANTAU - Kekhawatiran warga terhadap kondisi jalan baru penghubung Miawa–Rantau akhirnya terbukti. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Piani, Senin (20/10/2025) malam, membuat sebagian ruas jalan tersebut tergenang air.
Anggota DPRD Tapin Rustan Nawawi, yang juga warga asli Kecamatan Piani, mengaku langsung menerima laporan dari masyarakat tak lama setelah kejadian.
“Tadi malam sekitar pukul 22.00 sampai 23.00 Wita, jalan itu sempat meluap. Untung saja hujan reda, jadi air cepat surut. Tapi kalau hujan terus menerus, bisa-bisa jalan itu banjir,” ujarnya, Selasa (21/10/2025) kepada Radar Banjarmasin.
Rustan menyebut, sejak awal warga memang khawatir dengan sepanjang jalan baru tersebut. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, potensi banjir bisa semakin sering terjadi dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami minta pihak perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jalan ini segera menindaklanjuti. Jangan menunggu warga marah. Saat ini saja masyarakat Piani sudah mulai bergejolak,” tegas politisi yang dikenal vokal itu.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tapin, Yustan Azidin, saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya genangan.
“Tim PUPR akan turun ke lapangan untuk meninjau kondisi di lokasi. Setelah itu kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menentukan langkah penanganannya,” ujarnya singkat.
Editor : Arif Subekti