Maskapai AirAsia menjadi pelopor pembukaan jalur langsung tersebut.
Penerbangan perdana ini disambut antusias masyarakat dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas global serta membuka peluang ekonomi dan pariwisata bagi daerah.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuriyadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas dimulainya rute internasional tersebut.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Banua, kami menyambut gembira penerbangan perdana ini. Ini adalah sejarah baru yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Menurut Hasnuriyadi, antusiasme masyarakat sangat tinggi, dengan sekitar 3.000 calon penumpang telah mendaftar untuk penerbangan menuju Kuala Lumpur.
Ia juga berharap rute ini tak hanya dimanfaatkan warga Kalimantan Selatan yang bepergian ke Malaysia, tetapi juga mampu menarik wisatawan Malaysia datang ke Banua.
“Haul Guru Sekumpul dan event besar lainnya bisa menjadi daya tarik wisata religi internasional,” tambahnya.
Sementara Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby yang turut hadir menyaksikan peluncuran penerbangan perdana Banjarmasin - Kuala Lumpur ini menilai penerbangan internasional dapat menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi lokal ke pasar global.
“Ini kesempatan emas bagi Banjarbaru dan Kalimantan Selatan untuk menunjukkan produk unggulan daerah. Kami siap mendukung penuh keberlanjutan rute ini,” ujarnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru berencana memaksimalkan kawasan Aerocity Syamsudin Noor serta memperkuat promosi produk UMKM lokal kepada wisatawan yang datang.
“Kami ingin para pengunjung tidak hanya transit, tapi juga mengenal Banjarbaru lebih dekat — dari budaya, kuliner, hingga kerajinan tangan,” kata Erna Lisa optimistis.
Baca Juga: Sekdaprov Kalsel Salat Hajat Bersama Pimpinan SKPD Lingkup Pemprov Kalsel
Penerbangan internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur ini diharapkan menjadi pintu gerbang baru bagi Kalimantan Selatan menuju era keterbukaan dan daya saing global.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, rute ini diyakini mampu membuka arus wisata, investasi, dan lapangan kerja lebih luas bagi warga Banua.
Editor : Sutrisno