KOTABARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru tak main-main dalam urusan mitigasi. Bukan sekadar siapkan alat evakuasi, BPBD kini menyasar literasi informasi dengan menggaet ratusan pelajar SMA Negeri 2 Kotabaru.
Kali ini BPBD Kotabaru menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk Sosialisasi dan Pelatihan Kebencanaan bertajuk "Jurnalis Garda Informasi Menjaga Akurasi Berita di Tengah Bencana", Rabu (15/10/2025) di Aula SMAN 2 Kotabaru.
Suasana sosialisasi seketika disulap menjadi kelas jurnalistik dadakan. Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini berlangsung hidup dengan banyak diskusi.
Ketua PWI Kabupaten Kotabaru, Ahmad Nuraqsin tampil sebagai narasumber utama. Ia membedah materi krusial mulai dari Akurasi Informasi hingga Etika Peliputan Bencana.
Bagi BPBD dan PWI, informasi yang akurat dan sesuai kode etik jurnalistik adalah kunci penting. Nuraqsin juga langsung menyoroti kebiasaan siswa yang cepat mengunggah informasi di media sosial.
"Jadi di jurnalistik kebencanaan ini menjelaskan etika-etika nanti saat misalnya ada bencana. Apakah langsung upload atau langsung update status. Nah, itu nanti ini yang harus dipertimbangkanr," jelas Latifu Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotabaru, mewakili Kepala Pelaksana BPBD.
Diskusi pun berjalan asyik. Para siswa aktif bertanya, dan pemateri juga melontarkan pertanyaan balik.
Tingkat pemahaman siswa terbilang baik. Terbukti, ada siswa yang mengajukan pertanyaan berbobot. Yaitu bagaimana cara membagi informasi bencana tanpa menyinggung perasaan korban yang sedang tertimpa musibah.
Sementara, usai acara Ahmad Nuraqsin merasa sangat bersyukur karena bisa diminta memberikan materi ke jurnalistik kebencanaan.
“Alhamdulillah semuanya lancar, tadi saya juga dibantu Sekretaris saya dan Bidang Pendidikan dari PWI Kotabaru menjawab pertanyaan pertanyaan kritis siswa,” ceritaknya.
Terakhir, ia berharap dari materi yang sudah disampaikan tadi tidak hanya menjadi ilmu pribadi tapi siswa juga bisa menyampaikannya kembali ke teman temannya yang lain maupun keluarganya.
Editor : Fauzan Ridhani