Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kalsel Jadi Pionir Nasional Ubah Lahan Rawa Jadi Sentra Jagung Produktif

Sheilla Farazela • Kamis, 9 Oktober 2025 | 07:26 WIB
HADIR: Gubernur Kalsel H Muhidin saat ikut serta dalam penanaman jagung kuartal IV.
HADIR: Gubernur Kalsel H Muhidin saat ikut serta dalam penanaman jagung kuartal IV.

MARTAPURA – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali mendapat sorotan nasional setelah berhasil memanfaatkan lahan rawa untuk ditanami jagung secara produktif.

Program ini dipelopori oleh Polda Kalsel melalui penanaman jagung kuartal IV di lahan seluas 16 hektar di Jalan Gubernur Syarkawi KM 17, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025).

Gubernur Kalsel H Muhidin menyebut keberhasilan Kalsel mengubah lahan marginal menjadi lahan produktif kini dijadikan acuan Pemerintah Pusat.

“Kalimantan Selatan adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang membuat lahan rawa menjadi lahan produktif untuk ditanami jagung,” ujar Muhidin usai mengikuti rapat virtual bersama Wakil Presiden RI, Menteri Pertanian, dan Kapolri.

"Kami dukung sepenuhnya. Bahkan kemarin kami bantu menyediakan combine harvester untuk panen jagung, karena alat itu tidak tersedia di kementerian. Jadi saya perintahkan Dinas Pertanian untuk memesannya, empat unit untuk kesiapan panen di lapangan,” ungkapnya.

Langkah ini, kata Muhidin, bertujuan untuk memudahkan petani dalam kegiatan panen, terutama pada lahan luas yang memerlukan efisiensi tenaga dan waktu. Selain itu, penggunaan alat panen tersebut juga bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat melalui bimbingan petugas pertanian di lapangan.

Sementara, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalsel atas dukungan nyata terhadap pengembangan tanaman jagung di wilayahnya.

Ia menuturkan bahwa pada kuartal keempat tahun ini, target produksi jagung di Kalsel diharapkan meningkat dua kali lipat dari kuartal sebelumnya.

“Kuartal ketiga kemarin kita produksi sekitar 1.759 ton lebih. Di kuartal keempat ini kita harapkan bisa mencapai 3.400 ton. Dukungan alat dari Bapak Gubernur dan Dinas Pertanian tentu sangat membantu mempercepat proses tanam dan panen,” jelas Kapolda.

Sebagai tindak lanjut, pada 25 Oktober 2025 mendatang, ujar Kapolda direncanakan akan dilakukan panen jagung di lahan seluas 70 hektare di wilayah Sungai Danau. "Dua unit combine harvester bantuan Gubernur akan digunakan untuk kegiatan tersebut," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda memaparkan hasil kolaborasi antara Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, dan Universitas Lambung Mangkurat dalam penelitian batuan lokal yang dapat diolah menjadi biomassa teraktivasi untuk meningkatkan pH tanah secara alami dan murah, menggantikan penggunaan dolomit atau pupuk kandang ayam.

“Dengan inovasi ini, kualitas tanah akan meningkat dan produktivitas pertanian juga ikut naik. Ini langkah konkret menuju swasembada pangan yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, akademisi, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari Bumi Lambung Mangkurat.

Editor : Fauzan Ridhani
#martapura #sorotan nasional #Provinsi Kalsel #Gubernur Kalsel H Muhidin #polda kalsel