BANJARBARU – Beragam aspirasi mengemuka dalam reses Legislator Muda Banjarbaru Nurkhalis Anshari, Senin (6/10).
Di titik terakhir resesnya, Khalis menjaring masukan dari forum RT/RW, perwakilan PKK, hingga Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Kemuning.
Menurutnya, sebagian besar kebutuhan warga sudah terdata melalui sistem database yang disiapkan tim sebelum reses.
“Tinggal beberapa yang belum masuk, seperti posyandu yang peralatannya masih sangat minim,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi sejumlah posyandu hibah yang memerlukan renovasi. “Ini akan jadi bahan pengajuan kami ke Pemerintah Kota Banjarbaru,” katanya.
Selain fasilitas kesehatan, warga juga menyoroti drainase, sarana rukun kematian, dan akses jalan yang belum diperbaiki.
“Masyarakat berharap usulan mereka bisa direalisasikan bertahap,” tambahnya.
Khalis mengapresiasi semangat warga dan kader PKK yang aktif di lapangan. Ia mendukung adanya kegiatan penyegaran agar para pengurus tetap bersemangat melayani masyarakat.
Meski kondisi keuangan daerah terbatas, ia menegaskan aspirasi mendesak akan tetap diprioritaskan.
“Yang urgen akan kami dahulukan, sementara lainnya disesuaikan anggaran,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Rizky