Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ketua TP-PKK Hj. Fathul Jannah Serahkan Bantuan Siswa Kurang Mampu Pastikan Anak Tidak Putus Sekolah

admin • Jumat, 3 Oktober 2025 | 12:32 WIB
Photo
Photo

BANJARMASIN – Upaya menekan angka putus sekolah di Kalimantan Selatan terus digencarkan. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah menyerahkan secara simbolis Bantuan Siswa Kurang Mampu (BSKM) Tahun 2025 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (1/10) siang.

TP-PKK sendiri memiliki program pembinaan pendidikan melalui kegiatan formal maupun non-formal. Termasuk advokasi keluarga untuk mendukung suksesnya wajib belajar 13 tahun.

Salah satu bentuk sinergi nyata dengan pemerintah provinsi di sektor pendidikan adalah penyaluran bantuan kepada siswa kurang mampu. Tahun ini, sebanyak 10.030 siswa dari 306 sekolah SMA dan SMK se-Kalimantan Selatan mendapatkan manfaat dari program tersebut. “Melalui program BSKM, kita ingin meringankan beban keluarga sekaligus memastikan anak-anak kita di Kalimantan Selatan tidak putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” ujar Hj Fathul Jannah.

Istri Gubernur Kalsel H Muhidin tersebut menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun generasi berkualitas. Namun, masih ada banyak anak yang berisiko terhenti pendidikannya akibat masalah ekonomi. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan anak, keluarga, bahkan bangsa,” tegasnya lagi.

Hj Fathul Jannah juga menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak, baik pemerintah, keluarga, masyarakat, hingga dunia usaha untuk mendukung tumbuhnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh motivasi. “Jadikan keterbatasan sebagai motivasi untuk berusaha lebih giat, belajar lebih tekun, dan berprestasi. Insya Allah dengan kerja keras dan doa, cita-cita dapat tercapai,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra menyampaikan bahwa program BSKM merupakan langkah strategis Pemprov dalam menekan angka putus sekolah akibat kendala ekonomi. “Bantuan ini mencakup seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu dari jenjang SMA/SMK, baik negeri maupun swasta,” jelas Galuh.

Ia berharap, kehadiran bantuan ini mampu meminimalkan angka putus sekolah, serta membuat anak-anak di Bumi Lambung Mangkurat tetap bersemangat melanjutkan pendidikan.

 

Editor : Muhammad Rizky
#Pemprov Kalsel