Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jelang Haul Guru Sekumpul, Pemkab Banjar Rehab Taman CBS

M Fadlan Zakiri • Senin, 29 September 2025 | 12:44 WIB
DIBANGUN ULANG: Proses rehabilitasi total Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang ditarget rampung akhir Desember 2025
DIBANGUN ULANG: Proses rehabilitasi total Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang ditarget rampung akhir Desember 2025

MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten Banjar mengebut proyek rehabilitasi total Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura agar selesai akhir Desember 2025.

Proyek senilai lebih dari Rp8 miliar itu menjadi prioritas agar wajah baru taman kota dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama menjelang Haul Guru Sekumpul ke-20 yang diprediksi akan digelar awal tahun depan.

“Mudah-mudahan rampung pada akhir Desember. Harapan kami, taman sudah bisa digunakan masyarakat saat Haul Guru Sekumpul nanti,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Banjar, Akhmad Bayhaqie, Jumat (26/9) siang.

Proyek yang mulai dikerjakan sejak 29 Agustus 2025 itu, kata Baihaqi, memiliki jangka waktu pelaksanaan 120 hari kalender.

“Kami berharap pengerjaannya bisa tepat waktu. Jika ada keterlambatan, tentu akan ada sanksi. Kendala saat ini hanya pada proses pencabutan akar pohon tua yang sudah dipangkas,” imbuh Bayhaqie.

Menurutnya, hal ini menjadi langkah serius Pemkab mengembalikan fungsi taman yang sempat terbengkalai, menjadi ikon ruang publik yang modern, hijau, dan ramah keluarga.

Sebab, ia tidak memungkiri bahwa Taman CBS yang selama ini dikenal sebagai paru-paru kota sekaligus ruang rekreasi favorit warga Martapura, kondisinya memang kian memprihatinkan.

Sejumlah fasilitas rusak, mulai dari jalur pedestrian yang retak, saluran drainase yang tersumbat dan menyebabkan genangan saat hujan, vegetasi yang menurun kualitasnya, hingga area publik yang tak lagi representatif.

“CBS sudah waktunya direvitalisasi agar kembali berfungsi optimal sebagai ruang publik. Kami ingin menghadirkan taman kota yang lebih nyaman, indah, dan layak untuk semua kalangan,” ujar Bayhaqie.

Tidak sekadar memperbaiki yang rusak, rehabilitasi kali ini membawa konsep baru yang lebih estetis dan multifungsi.

Nantinya, taman seluas beberapa hektare itu akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti ruang interaksi sosial yang lebih luas dan nyaman, area rekreasi keluarga serta taman bermain edukatif bagi anak, hingga jalur pedestrian yang rapi dan ramah pejalan kaki.

Selain itu, tambah Bayhaqie, rehab total jni juga akan membangun sistem drainase baru untuk mencegah genangan. Serta ruang edukasi dan estetika yang menjadi titik temu warga.

“Vegetasinya juga akan kita ubah. Pohon-pohon tua yang berpotensi merusak infrastruktur akan dipangkas atau dipindahkan ke tempat lain,” ujarnya.

“Sebagai gantinya, setiap satu pohon yang dipindahkan akan diganti dengan sepuluh pohon baru dari berbagai jenis,” jelas Bayhaqie.

Dengan wajah baru yang lebih hijau, tertata, dan fungsional, pihaknya optimistis bahwa Taman CBS akan kembali menjadi kebanggaan masyarakat Martapura.

Tidak hanya sekadar tempat bersantai, taman ini juga akan menjadi ruang interaksi sosial, pusat kegiatan edukatif, dan simbol kota sehat.

“Kami ingin taman ini memberi manfaat nyata bagi warga Banjar, baik sebagai sarana rekreasi, ruang publik yang nyaman, maupun tempat belajar dan berinteraksi,” ujar Bayhaqie.

Editor : Arief
#Banjar #Taman