Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

 Komisi lll DPRD Turun Kelapangan, Pengembang Tidak Ditemukan, Ini Hasil Sidak di Lokasi Banjir Sungai Taib

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 23 September 2025 | 17:41 WIB
SIDAK: Komisi lll sedang menjelaskan ke staf pengembang yang ada di lapangan.
SIDAK: Komisi lll sedang menjelaskan ke staf pengembang yang ada di lapangan.

KOTABARU – Kegeraman warga atas banjir yang terus berulang di depan Perumahan Ungu, Desa Sungai Taib, akhirnya direspons DPRD.

Komisi III bergerak cepat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Senin (22/9).

Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Agus Subejo, memimpin langsung sidak bersama lima anggota dewan lainnya.

Namun, di lokasi, mereka hanya bertemu staf pengembang. Pihak pengembang sendiri dikabarkan sedang berada di Sulawesi Selatan.

Terkait ini, Radar Banjarmasin mengkonfirmasi Agus Subejo Ketua Komisi lll DPRD Kotabaru, Selasa (23/9) sore melalui telepon Whatsapp.

Ia membenarkan adanya sidak yang dilakukan Komisi lll DPRD Kotabaru.

Dijelasknya, ia Komisi lll turun enam orang dari gedung dewan langsung menuju ke lokasi.

Sayangnya, saat di lapangan, Bos pengembang tidak ada sedang pergi ke Sulawesi Selatan dan hanya ada stafnya.

Komisi lll sangat menyayangkan hal ini, karena orang yang ditemuinya di lapangan tidak bisa memberikan keputusan.

"Awalnya, di Januari, mereka sudah janji bikin kolam retensi. Rapat juga sudah komitmen. Tapi sampai sekarang, janjinya tinggal janji," keluh Agus.

Agus juga mengakui masalah ini rumit karena melibatkan banyak pihak, termasuk Balai Jalan yang memiliki kewenangan atas ruas jalan.

Untuk sementara, ia meminta warga bersabar. "Kami sebagai penyalur aspirasi mohon masyarakat sabar. Kami akan usahakan," janjinya.

Dikonfirmasi yang sama, Anggota DPRD Kotabaru, Rahmad, yang turut hadir di lokasi, melihat langsung betapa parahnya kondisi di lapangan.

Ia menyebut masalah ini sebagai isu lintas sektor yang butuh koordinasi cepat.

"Pengembang memang pernah janji bikin resapan dan penampungan air. Sampai sekarang tidak ada tindak lanjut," tegas Rahmad.

Tak mau berlarut-larut, ia berjanji Komisi III akan segera bertindak.

"Dalam waktu dekat, kami akan panggil lagi semua SKPD terkait dan pengembang. Kita harus cepat carikan solusi drainase yang langsung ke sungai.," tegasnya,

Untuk sementara, ia akan meminta pihak BPBD Kotabaru untuk sigap kelapangan memompa air apabila banjir ini terjadi lagi.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #Banjir #dprd #komisi #Sungai #Desa #sidak