Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

DPRD Balangan Kritisi Kenaikan Tarif Air Bersih, Minta PTAM Sanggam Tingkatkan Kualitas

M Dirga • Jumat, 19 September 2025 | 13:21 WIB

SOSIALISASI: Sosialisasi penyesuaian tarif air bersih PT AM Sanggam Balangan belum lama tadi.
SOSIALISASI: Sosialisasi penyesuaian tarif air bersih PT AM Sanggam Balangan belum lama tadi.
PARINGIN - DPRD Balangan mengkritisi kenaikan tarif air bersih PT Air Minum Sanggam Balangan yang berlaku sejak 1 September 2025.

Anggota dewan menuntut peningkatan kualitas layanan dan transparansi dari BUMD tersebut.

Anggota DPRD Balangan dari Fraksi PKS, Hafis Anshari, menegaskan dewan akan mengawasi ketat kebijakan tarif BUMD demi memastikan keadilan bagi masyarakat.

Baca Juga: Sudah 13 Tahun Menanti, AMAN Kembali Desak DPRD HST Segera Terbitkan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

"Kami memahami urgensinya, namun setiap kebijakan yang berdampak langsung pada warga harus disertai perbaikan layanan. Jangan sampai masyarakat hanya dibebani tanpa manfaat nyata," ujar Hafis, Rabu (17/9).

Legislator dua periode ini menyoroti masih adanya keluhan masyarakat soal distribusi air yang belum merata dan kualitas air tidak konsisten.

Hal tersebut menjadi catatan penting DPRD dalam mengawal kinerja PTAM Sanggam.

Baca Juga: Wagub Hasnuryadi Pimpin Hari Perhubungan Nasional di Pelabuhan Bandarmasih Tanpa Kenal Lelah Memastikan Selamat Dalam Perjalanan

"Kalau tarif naik, logisnya kualitas pelayanan juga harus meningkat. Ini yang kami dorong dalam rapat kerja dengan manajemen," katanya.

Hafis menjelaskan, meski DPRD tidak terlibat langsung dalam RUPS PTAM Sanggam, dewan tetap berperan dalam pengawasan.

Ia mendorong komunikasi lebih terbuka antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat untuk kebijakan strategis.

Baca Juga: Puskesmas Sungai Jingah Dibobol Maling, Dinkes Banjarmasin Tempatkan Satpam Malam

"Kebijakan ini menyentuh hajat hidup orang banyak. Akuntabilitas dan transparansi menjadi penting, apalagi menyangkut BUMD yang menggunakan aset daerah," tegasnya.

Direktur Utama PTAM Sanggam, Arie Widodo, menjelaskan penyesuaian tarif merujuk Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 karena beban operasional meningkat.

Tarif air Balangan masih tergolong rendah dibanding daerah lain di Kalsel.

Baca Juga: Ingin Bangun Sekolah di Kawasan Pinggiran Banjarmasin, Dewan: Jangan Sampai Bebani APBD

"Sebagai perbandingan, tarif tertinggi Balangan sebelumnya hanya Rp8.500 per meter kubik, sementara Tabalong sudah Rp11.700 per meter kubik," ujarnya.

Penyesuaian menyasar hampir seluruh kelompok pelanggan dengan kenaikan Rp800-Rp1.000 per meter kubik.

Pelanggan Rumah Tangga 2 konsumsi 0-10 meter kubik kini dikenakan tarif Rp4.700 per meter kubik, naik Rp900.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Siap Dibuka Di Banjarmasin, Berlokasi di Kawasan Jalan Mulawarman

"Kami pastikan penyesuaian tarif dibarengi komitmen peningkatan mutu layanan," kata Arie. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#DPRD Balangan kritik #tarif air Balangan #transparansi BUMD daerah #kualitas layanan air