Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Terpilih Sebagai Ketua KNPI Kalsel, Imam Satria Jati Ditolak Sejumlah OKP

M Oscar Fraby • Minggu, 14 September 2025 | 13:18 WIB
MUSDA: Musyawarah Daerah (Musda) ke-13 KNPI Kalsel dengan agenda pemilihan ketua, sempat berujung deadlock, Jumat (12/9/2025) malam.
MUSDA: Musyawarah Daerah (Musda) ke-13 KNPI Kalsel dengan agenda pemilihan ketua, sempat berujung deadlock, Jumat (12/9/2025) malam.

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) ke-13 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel dengan agenda pemilihan ketua, berujung deadlock, Jumat (12/9) malam. 

Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) kompak menolak jalannya Musda tersebut. 

Suara penolakan salah satunya datang dari Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Kalsel, Abdi Aswadi. 

Dia menyebut Musda kali ini tidak sah. “Tentunya sangat tidak setuju, ini jelas tidak sah. Cacat secara hukum, cacat secara prosedur mengenai Musda yang ada di Kalsel,” ujarnya.

Menurutnya, banyak kejanggalan fatal yang mencoreng Musda tersebut. Mulai dari kuorum yang tidak terpenuhi, registrasi peserta tanpa kejelasan, mandat yang tidak pernah dikumpulkan, hingga jumlah peserta yang tidak transparan.

Bahkan sebutnya, mekanisme pemilihan presidium sidang penuh rekayasa. “Tak ada musyawarah mufakat. Yang ada hanya penunjukan. Bahkan kami didesak menunjuk siapa perwakilan OKP dan Cipayung. Ini tentu saja sangat mencederai Musda,” tekan Abdi Aswadi. 

Dia juga menyoroti tata tertib sidang yang dinilai abal-abal. “Pembahasan tatib sangat rancu, draf terlambat dikirim, pasal per pasal pun tak jelas,” imbuhnya.

Selain itu, Abdi Aswadi menyayangkan, sidang tiba-tiba dilanjutkan tanpa pemberitahuan. “Kami datang ke lokasi, tiba-tiba sidang sudah selesai. Bahkan peserta yang hadir bisa dihitung dengan jari. Statusnya pun patut dipertanyakan, jangan-jangan ada penyusup,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, dia menegaskan bersama mayoritas OKP akan mengambil langkah tegas. Yakni akan menyampaikan ke Ketua KNPI Pusat. “Kami menyatukan suara, semuanya menolak. Lebih dari separo OKP menolak Musda ini,” tegasnya.

Penolakan juga datang dari Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel, Fery Setiadi. Bahkan, dia menginginkan Musda digelar ulang. “Harus sesuai prosedur yang baik dan benar. Kalau tidak, ya harus digelar ulang sesuai aturan,” katanya.

Dari hasil Musda tersebut, Imam Satria Jati terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kalsel. Sedangkan posisi Sekretaris dijabat Andi Rustianto, dan bendahara dijabat Gadis Wahyu Ramadhan Tari. Kemudian, Ketua MPI dijabat Rully Rozano. 

Sayangnya, sampai berita ini ditulis, Imam Satria belum memberikan keterangan kepada wartawan atas hasil Musda yang ditolak beberapa OKP ini.

Editor : Sutrisno
#deadlock #knpi #banjarmasin #Kalsel