Per 10 September 2025, Bank Tapin telah menyalurkan Rp597,5 juta ke 38 pelaku UMKM.
Kepala Bagian Koordinator Marketing Bank Tapin Rina Yuanti mengatakan, penerima tersebar di berbagai sektor.
Mulai pabrik tahu, pengrajin kopiah jangang, perkebunan karet, perdagangan, peternakan, perikanan, hingga transportasi.
Baca Juga: Pendulang Intan Dapat Penyuluhan Jamur Kuku
"Respons pelaku UMKM sangat baik. Dengan bunga 0 persen, mereka bisa fokus mengembangkan usaha," kata Rina, Kamis (11/9/2025)
"Dampaknya terlihat pada peningkatan omset dan stabilitas ekonomi keluarga," lanjutnya.
Bank Tapin menargetkan penyaluran mencapai Rp1 miliar tahun ini.
Baca Juga: Pelatihan Kader Kesehatan Jiwa di Kampung Pelangi Guntung Paikat
Target didukung subsidi bunga PT Antang Gunung Meratus (AGM) senilai Rp100 juta, dikonversi jadi subsidi bunga 10 persen per tahun.
Penyaluran dilakukan ketat berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Tapin. Syarat utama, calon penerima tidak sedang menikmati fasilitas KUR dari bank lain.
"Kami harus berhati-hati, karena kredit UMKM berisiko tinggi. Banyak pengajuan tidak dicairkan sebab pemohon sudah punya KUR di bank lain," jelasnya.
Baca Juga: Senam Hamil Jadi Solusi Kesehatan Ibu Hamil
Selain modal, Bank Tapin menyiapkan program pendampingan berupa pelatihan digital marketing. Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan pasar produk lokal Tapin.
Ke depan, Bank Tapin berkomitmen menjaga keberlanjutan program dengan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan swasta.
"Program ini terbukti berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus menjalin kerja sama agar KURDA Tapin Beriman berlanjut," tutup Rina.
Editor : M. Ramli Arisno