Ketua Komisi II Rahman Nor Wahyudi langsung turun lapangan dan menggelar diskusi dengan pihak kecamatan serta pegiat lingkungan setempat.
Diskusi di kawasan Jalan Balipat tersebut menjadi ruang menyerap aspirasi pemuda dan pegiat lingkungan Binuang yang menginginkan bank sampah representatif tingkat kecamatan, bukan sekadar tempat sampah biasa.
Baca Juga: DKUMPP Banjar Tera Ulang 148 Timbangan Pedagang Pasar Ahad
"Inisiatif dari para pemuda di Binuang sangat bagus dan akan kita dukung," tegas Rahman usai diskusi Selasa (9/9/2025).
Rahman mengakui bank sampah memiliki manfaat strategis untuk menekan volume sampah ke TPA, meningkatkan kesadaran kebersihan masyarakat, membuka peluang usaha, hingga memberikan nilai tambah ekonomi melalui praktik daur ulang.
"Ini langkah yang harus kita seriusi bersama. Saya akan koordinasikan dengan dinas terkait," tambahnya.
Baca Juga: YLK Kalsel Dukung Wajib KTP Beli LPG 3 Kg Bersubsidi di Banjarmasin
Pegiat lingkungan Binuang Mislani mengapresiasi respons cepat wakil rakyat yang langsung turun ke lapangan.
Kehadiran anggota dewan memberikan harapan baru agar persoalan sampah tidak lagi dianggap sepele.
"Sangat senang, beliau langsung merespons dan mempertemukan dengan pihak kecamatan," ungkap Mislani, perwakilan pemuda Kecamatan Binuang.
Baca Juga: Rumah Warga Lansia di Banjarbaru Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
Mislani menambahkan, masyarakat berharap lahir gerakan bersama membangun budaya mencintai lingkungan.
"Green government, green energy, itu yang kita dorong. Apalagi dengan adanya bank sampah nanti, edukasi pengelolaan sampah akan lebih sinergis dengan tagline Tapin Tulak Barasih, Bulik Barasih," jelasnya.
Editor : M. Ramli Arisno