Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Politala Dorong Pertanian Sirkular, Manfaatkan Limbah Sawit untuk Peternakan Kambing

Norsalim Yahya • Minggu, 7 September 2025 | 06:42 WIB

DILATIH : Para anggota Asosiasi Peternak Kambing (Asperkam) Tanah Laut (Tala) saat menyaksikan simulasi penggunaan alat pencacah rumput. (Foto : Bunga untuk Radar Banjarmasin)
DILATIH : Para anggota Asosiasi Peternak Kambing (Asperkam) Tanah Laut (Tala) saat menyaksikan simulasi penggunaan alat pencacah rumput. (Foto : Bunga untuk Radar Banjarmasin)


PELAIHARI – Dosen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) dari Program Studi Teknologi Pakan Ternak dan Agroindustri melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari belum lama tadi.

Kegiatan ini berfokus pada penerapan model pertanian sirkular dengan memanfaatkan limbah perkebunan kelapa sawit untuk mendukung usaha peternakan kambing.

Program yang digelar bersama Asosiasi Peternak Kambing (Asperkam) Tanah Laut ini mengusung dua kegiatan utama. Pertama, pelatihan teknologi pengawetan pakan hijauan melalui metode silase dan fermentasi menggunakan mikroorganisme lokal. Kedua, pembuatan kompos organik berbasis feses kambing dan tandan kosong sawit.

Baca Juga: Realisasi Dana Hibah DPPM Kemendiktsaintek, Politala Dukung Teknologi Pakan untuk Asperkam

Dosen Politala, Bunga Putri Febrina, menjelaskan kegiatan ini memiliki manfaat dari aspek sosial dan ekonomi. Dari sisi sosial, program dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat solidaritas peternak.

“Melalui pelatihan dan pendampingan, peternak mendapatkan pengetahuan baru dalam mengelola pakan dan limbah secara berkelanjutan. Harapannya, terbentuk komunitas yang mandiri dan peduli lingkungan,” ujarnya.

SERIUS : Anggota Asosiasi Peternak Kambing (Asperkam) Tanah Laut (Tala) saat berdiskusi terkait pengolahaan pengawetan pakan ternak. (Foto : Bunga untuk Radar Banjarmasin)
SERIUS : Anggota Asosiasi Peternak Kambing (Asperkam) Tanah Laut (Tala) saat berdiskusi terkait pengolahaan pengawetan pakan ternak. (Foto : Bunga untuk Radar Banjarmasin)
Sementara dari aspek ekonomi, kegiatan ini diyakini mampu menekan biaya produksi sekaligus menciptakan peluang usaha baru. Teknologi pengawetan pakan dapat mengurangi ketergantungan pada pakan eksternal, sedangkan kompos organik yang dihasilkan berpotensi menjadi produk bernilai jual.

“Kompos tidak hanya memperbaiki kualitas tanah, tetapi juga membuka pasar baru dan menambah pendapatan peternak,” tambahnya.

Baca Juga: Hampir Bulat! Dr. Meldayanoor Menang Telak Jadi Direktur Politala Baru

Melalui program ini, Politala berkomitmen mendorong pertanian dan peternakan berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus menguntungkan secara ekonomi. 

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini diharapkan menjadi contoh bagaimana inovasi sederhana dapat memberi dampak besar terhadap kesejahteraan sosial, ekonomi, dan kelestarian lingkungan. (*).

Editor : Nurhidayat
#Teknologi Pakan Ternak #Tanah Laut #program studi #agroindustri #Politala #pengabdian masyarakat