Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Senin Gedung DPRD Kalsel Didemo, Tuntut Kapolri Mundur dan Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan

Riyad Dafhi Rizki • Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:14 WIB

Mahasiswa, ojol, buruh, dan warga berkonsolidasi menyiapkan rencana demonstrasi di kawasan kolong Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Timur, Kamis (29/8) malam.
Mahasiswa, ojol, buruh, dan warga berkonsolidasi menyiapkan rencana demonstrasi di kawasan kolong Jembatan Banua Anyar, Banjarmasin Timur, Kamis (29/8) malam.

BANJARMASIN - Sejumlah elemen masyarakat di Kalimantan Selatan akan mengelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (1/9).

Massa yang mengatribusikan diri sebagai Aliansi Masyarakat Kalsel Melawan itu akan terlebih dahulu berkumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi, sebelum bergerak menuju titik aksi.

Demonstrasi melibatkan empat elemen, yakni mahasiswa, driver ojek online (ojol), buruh, dan warga.

Koordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, Rizki mengatakan mereka menuntut DPR RI melakukan reformasi menyeluruh.

"Terutama terkait tugas, gaji, dan tunjangan anggota dewan agar selaras dengan kondisi fiskal negara," katanya dalam konsolidasi pada Jumat (29/8) malam di Banua Anyar.

Selain itu, mereka mengecam tindakan represif aparat terhadap masyarakat dan mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mundur dari jabatannya, sekaligus menuntut reformasi di tubuh kepolisian.

Massa juga berkomitmen mengawal proses pengusutan kasus meninggalnya Affan Kurniawan, sekaligus menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Di luar isu nasional, mereka turut menyoroti persoalan lokal, khususnya penolakan terhadap rencana penetapan Taman Nasional Meratus yang dinilai mengancam kehidupan masyarakat adat.

Mereka juga mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset serta RUU Perlindungan Masyarakat Adat sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat.

Terakhir, aliansi menegaskan hanya akan membuka ruang dialog dengan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#ojol #affan #banjarmasin #Kalsel #demonstrasi #mahasiswa