Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wamen Transmigrasi Kunjungi Batola, Bawa Bantuan Rp4,8 Miliar untuk Kawasan Transmigrasi

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:29 WIB

 

PANEN JERUK:Wakil Menteri Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi bersama Bupati Batola H Bahrul Ilmi memetik jeruk di perkebunan di desa Cahaya Baru.
PANEN JERUK:Wakil Menteri Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi bersama Bupati Batola H Bahrul Ilmi memetik jeruk di perkebunan di desa Cahaya Baru.

MARABAHAN-Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi bersama Wakil Bupati Herman Susilo menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi, di Kawasan Transmigrasi Cahaya Baru, Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Rabu (20/8).

Turut mendampingi, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Batola, Dandim 1005/Barito Kuala, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Plt. Disnakertrans Batola, serta sejumlah kepala SKPD lainnya. Hadir pula pengurus DPP Perhimpunan Anak Transmigrasi Indonesia (Patri), kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Batola menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. "Kehadiran Bapak Wamen merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Barito Kuala. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Bupati menambahkan, kunjungan ini diharapkan mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus membuka peluang dukungan lebih luas bagi pembangunan kawasan transmigrasi di Batola.

"Semoga ini menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan di kawasan transmigrasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Kuala secara menyeluruh," ujarnya.

Wamen Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi, menyampaikan rasa syukur dapat berkunjung langsung ke kawasan transmigrasi Cahaya Baru.

"Kami tidak datang dengan tangan kosong. Pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi akan menyalurkan bantuan sebesar Rp4,8 miliar untuk pembangunan jalan usaha tani, jalan desa, serta renovasi sekolah," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa program transmigrasi bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga penguatan persatuan bangsa. "Transmigrasi adalah sarana memperkuat kesatuan Indonesia. Ini bukan hanya pemindahan penduduk, tapi juga pembangunan jiwa kebangsaan,"pungkas Wamen.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Batola