BANJARBARU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru kembali menggelar patroli cipta kondisi pencegahan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, Rabu (27/8) kemarin.
Dari giat cipta kondisi yang dipimpin Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat, mereka berhasil mengungkap praktik prostitusi online yang memanfaatkan aplikasi percakapan Michat.
Dalam operasi yang digelar di tiga titik berbeda, yakni Komp. Griya Asri Sungai Ulin, Jalan Kelapa Gading Sungai Ulin, dan Jalan Siaga Mentaos, petugas mengamankan lima wanita dan seorang pria.
Mereka masing-masing berinisial R (39), HN (32), R (32), SH (35), NH (22), serta seorang pria MR (32) yang diduga penyedia tempat.
“Dari percakapan di aplikasi, para wanita tersebut secara terang-terangan mengakui memasang tarif berbeda-beda untuk sekali kencan,” ungkap Yanto.
Selain mengamankan orang, Yanto menyebut juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat kontrasepsi, tisu, dan perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam praktik prostitusi tersebut.
"Seluruhnya dibawa ke Mako Satpol PP Kota Banjarbaru untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya.
Usai pemeriksaan awal, keenam orang yang terjaring diminta kembali ke Mako Satpol PP untuk menjalani proses lanjutan.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan terkendali,” tambah Yanto.
Editor : Arif Subekti