Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

BPS Tabalong Prediksi Inflasi Bawang Merah September, Pemkab Siap Subsidi Bibit

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 22 Agustus 2025 | 14:50 WIB

Kepala BPS Tabalong Sigit Purnomo
Kepala BPS Tabalong Sigit Purnomo
TANJUNG - BPS Tabalong memprediksikan lonjakan inflasi bawang merah pada September 2025 menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pemkab Tabalong berencana memberikan subsidi bibit bawang merah untuk mencapai swasembada dan menekan inflasi yang rutin terjadi setiap tahun.

Kepala BPS Tabalong Sigit Purnomo menjelaskan lonjakan harga bawang merah menjelang Maulid disebabkan tingginya permintaan yang mengurangi stok pasar. Fenomena ini telah menjadi pola tahunan yang sulit dihindari tanpa intervensi strategis.

"Itu sudah hukum alam," kata Sigit, Jumat (22/8).

Baca Juga: Bupati Kotabaru H Rusli Hadiri Peresmian SPPG Polda Kalsel, Peletakan Batu Pertama Langsung Oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo

BPS menganjurkan Pemkab Tabalong memproduksi bawang merah sendiri untuk mengendalikan inflasi. Investasi bidang ketahanan pangan dinilai sangat tepat dilakukan mengingat kebutuhan bawang merah Tabalong hanya 50 ton per tahun.

Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menegaskan akan memberikan subsidi bibit bawang merah untuk mencapai swasembada. Program ini tidak hanya merespons inflasi Maulid, tetapi memenuhi kebutuhan bulanan daerah.

"Jika kebutuhannya hanya 50 ton, kita subsidi bibitnya ke petani agar kita swasembada bawang merah," kata Noor Rifani.

Baca Juga: BKPSDM HSS Bagikan Undangan Pelantikan 791 PPPK Tahap Pertama Selasa Depan

Dengan produksi 11-15 ton per hektare, Tabalong memerlukan lima hektare lahan untuk memenuhi kebutuhan tahunan. Pemkab akan memberikan subsidi untuk dua atau tiga hektare agar target tercapai optimal.

Sigit menekankan keterlibatan Perumda milik Pemkab dalam mengendalikan harga pasar sangat strategis. Swasembada bawang merah dapat mengontrol fluktuasi harga dan menjaga stabilitas ekonomi lokal.

"Pemkab Tabalong harus menarget produksi. Insya Allah bisa menekan inflasi," tegas Sigit.

Baca Juga: Kebakaran jadi Momok Warga Pulau Bromo, Berharap Pemko Banjarmasin Segera Berikan Alat Pemadan Kebakaran

Jika produksi berlebihan, Tabalong dapat menyuplai ke daerah tetangga untuk memperluas jangkauan ekonomi regional. Kebijakan subsidi pertanian bawang merah dinilai sangat tepat untuk mewujudkan ketahanan pangan lokal.

Editor : M. Ramli Arisno
#subsidi bibit #BPS Tabalong #maulid nabi #swasembada Tabalong #Inflasi bawang merah