Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rumah Layak jadi Harapan Baru untuk Warga Balangan, Disperkim Laksanakan Program BRS

M Dirga • Selasa, 19 Agustus 2025 | 11:09 WIB
RUMAH BARU : Penampakan rumah hasil Bantuan Rumah Swadaya (BRS) yang dilaksanakan oleh Dinas PUPRPerkim Kabupaten Balangan.
RUMAH BARU : Penampakan rumah hasil Bantuan Rumah Swadaya (BRS) yang dilaksanakan oleh Dinas PUPRPerkim Kabupaten Balangan.

PARINGIN - Akhir pekan tadi, Desa Lingsir di Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, tampak lebih ramai dari biasanya. Bukan karena perayaan, tapi karena sejumlah rumah warga sedang direnovasi. Kayu baru bersandar di dinding, suara gergaji dan palu terdengar dari sudut-sudut kampung. Pemerintah daerah tengah menjalankan program bedah rumah bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni.

Salah satu penerima bantuan itu adalah Rusmini (53). Ia tinggal bersama suaminya yang telah dua tahun terbaring sakit, di rumah kayu yang sudah lapuk dimakan usia. Atapnya bocor, tiang penyangganya mulai keropos, dan bagian lantai terasa goyah saat diinjak.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali dapat bantuan ini. Waktu ditawari kepala desa, saya langsung mengiyakan,” tuturnya.

Tak jauh dari rumah Rusmini, bantuan serupa juga diterima Fahruji (55), yang hidup sendiri di rumah tua berdinding papan. Bangunan itu sudah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Tapi keterbatasan ekonomi membuat perbaikan tak kunjung dilakukan.

Di desa ini, mereka bukan satu-satunya penerima bantuan. Asiah (60), warga lainnya, bahkan sudah hampir menyelesaikan proses renovasi rumahnya. “Rumah lama saya hampir roboh. Tiangnya miring, banyak bagian lantai yang tidak bisa diinjak. Waktu ada program ini, saya langsung minta ikut,” katanya.

Kini, rumah Asiah berdiri lebih kokoh. Kayu-kayu baru menopang bangunan, yang meski belum sepenuhnya rampung, sudah terasa jauh lebih aman untuk dihuni. Dapur lama tetap dipertahankan, menjadi satu kesatuan dengan ruang utama yang baru dibangun.

Program bantuan ini merupakan bagian dari Bantuan Rumah Swadaya (BRS) yang dilaksanakan oleh Dinas PUPRPerkim Kabupaten Balangan. Di tahun 2025, pemerintah daerah menargetkan 1.022 unit rumah tidak layak huni untuk direnovasi.

Kepala Dinas PUPRPerkim Kabupaten Balangan, Rahmadiah, melalui Kabid Kawasan Perumahan dan Permukiman, Rudi Hariyadie, menjelaskan bahwa program ini rutin dijalankan setiap tahun dengan alokasi anggaran khusus.

“Tahun ini kita mengalokasikan dana sebesar Rp30,8 miliar. Program ini menyasar rumah-rumah tidak layak huni yang tersebar di delapan kecamatan di Balangan,” terang Rudi.

Dari total 1.022 unit rumah yang menjadi sasaran, sebanyak 1.000 unit merupakan program rehabilitasi, 15 unit untuk korban bencana, dan tujuh unit merupakan pembangunan rumah baru akibat dampak bencana. Hingga pertengahan tahun ini, 502 unit telah rampung, dan 100 unit di antaranya dikerjakan melalui kolaborasi dengan Polres Balangan.

Setiap rumah yang direhabilitasi dialokasikan dana sebesar Rp30 juta, sementara untuk pembangunan rumah baru diberikan Rp50 juta per unit. Targetnya, warga bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni.

Rudi menyebut, ada beberapa kriteria yang digunakan untuk menentukan penerima bantuan. Diantaranya kondisi rumah yang tak aman secara konstruksi, belum memiliki akses air bersih, belum teraliri listrik atau masih menggunakan daya rendah, serta status kepemilikan tanah yang sah. “Diutamakan juga yang berkeluarga, memiliki tanggungan, dan memang belum pernah mendapat bantuan serupa,” tambahnya.

Setiap permohonan diverifikasi oleh tim fasilitator lapangan. Mereka tidak hanya mengecek rumah yang sudah didaftarkan, tetapi juga memantau kondisi rumah-rumah sekitar, guna menghindari kecemburuan sosial dan memastikan semua warga yang layak mendapat perhatian.

Polres Balangan turut ambil bagian dalam pelaksanaan program ini. Sebanyak 100 unit rumah berada di bawah pengawasan langsung jajaran kepolisian, terutama yang berada di Kecamatan Awayan, Tebing Tinggi, dan Paringin Selatan.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#rumah #Balangan #tak layak huni