Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menyebut gerakan pangan murah ini menjual beras 1 ton (200 karung) dengan harga Rp60 ribu per 5 kg. Selain itu, tersedia minyak goreng 150 liter seharga Rp20 ribu per liter.
"Bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, ini wujud dukungan ketahanan pangan dari TNI serta menahan laju inflasi di HST," ujar Dandim.
Baca Juga: DPRD Tekan Harga Gas Melon Kembali ke HET
Program pasar murah ini diharapkan membantu pemerintah stabilisasi harga kebutuhan pokok. Kegiatan ini juga menjadi kado kemerdekaan Indonesia ke-80 untuk warga HST.
Dandim menegaskan TNI akan terus bersinergi dengan pemda dan Bulog menjaga pasokan serta harga bahan pokok tetap terjangkau masyarakat.
"Kerja sama lintas sektor ini bentuk komitmen TNI melayani masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Deretan Laga Seru Warnai Hari Pertama DBL Banjarmasin 2025, Simak Jadwalnya!
Melalui gerakan ini, warga dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga lebih rendah dari pasaran. Selain membantu ekonomi keluarga, kegiatan ini mempererat kebersamaan TNI dan masyarakat.
Warga yang hadir di berbagai lokasi mengaku terbantu program ini. Pembeli Ulpah mengatakan harga beras lebih murah dibanding pasaran sangat membantu, terutama bagi warga terdampak kenaikan harga bahan pokok.
Editor : M. Ramli Arisno