Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pangkas Waktu Tunggu, Dishub Kalsel Tambah Empat Unit Bus Tayo Tahun Depan

M Oscar Fraby • Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:43 WIB
DITAMBAH: Tahun depan Pemprov Kalsel menambah BRT Banjarbakula sebanyak empat unit.
DITAMBAH: Tahun depan Pemprov Kalsel menambah BRT Banjarbakula sebanyak empat unit.

BANJARMASIN – Pengembangan transportasi murah, nyaman, dan terintegrasi terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kalsel. Tahun depan, sebanyak empat Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula akan ditambah. Penambahan ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi saat rapat pembahasan APBD 2026 bersama Komisi III DPRD Kalsel di Rumah Banjar, Senin (11/8).

Penambahan unit baru tersebut dapat memangkas waktu tunggu kedatangan “Bus Toyo” tersebut ke sejumlah halte atau pemberhentian bus di pinggir jalan.

“Penambahan empat unit bus ini sesuai arahan Pak Gubernur. Yakni untuk memberikan layanan transportasi nyaman bagi warga,” terang Fitri.

Bahkan, pelayanan BRT Banjarbakula telah direncanakan menyasar kawasan hulu sungai. Sejak tahun ini, pihaknya melakukan kajian dan perencanaan terhadap trayek baru tersebut.

“Dengan tambahan empat unit bus baru nanti, layanan ke daerah hulu sungai bisa ditopang yang kami target mulai tahun 2027 mendatang,” imbuhnya.

Menurutnya, tentu saja perlu sarana harus dipenuhi untuk koridor baru dengan tujuan kawasan hulu sungai. Seperti halte atau bus stop. Berhubung lahannya milik pemerintah kabupaten/kota, maka pihaknya berharap ada peran pemerintah daerah menyediakan lahan tersebut.

“Tentu kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah agar transportasi nyaman dan murah ini bisa menyasar ke hulu sungai,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Achmad Maulana menekankan, pelayanan Bus Tayo hendaknya tak hanya menambah koridor ke kawasan hulu sungai. Namun, ada beberapa ruas lain yang penumpangnya mesti difasilitasi. Dia memberi contoh, seperti di kawasan Barito Kuala.

Saat ini, layanan BRT Banjarbakula hanya menyasar di Anjir Km 18. Padahal, kebutuhan masyarakat hingga di Km 21 perbatasan dengan Kapuas, Kalteng.

“Alangkah bagusnya layanan BRT Banjarbakula ini menyasar hingga ke penghujung Kalsel di kawasan tersebut. Saat ini, warga di Km 21 Anjir perlu angkutan,” tekannya.

Politisi Partai Golkar ini juga meminta agar ada trayek baru dengan tujuan Kota Marabahan. Rute tersebut juga banyak diharapkan warga “Termasuk trayek dengan tujuan Handil Bakti ke Jalan Ahmad Yani Km 17, karena di jalur tersebut ada rumah sakit,” ingatnya.

Sisi lain, sempat dilakukan penghentian sementara sejak 11 Mei lalu, kini BRT Banjarbakula sudah mulai beroperasi. Sebelumnya, dilakukan perawatan sebagai langkah preventif untuk menjaga standar keselamatan dan kenyamanan penumpang. Perawatan meliputi pengecekan mesin, sistem pengereman, kelistrikan, hingga kebersihan interior dan eksterior kendaraan.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Banjarbakula #brt #banjarmasin #Transportasi #bus