KOTABARU - Embun di Bukit Mamake Kotabaru pada dini hari, menjadi saksi bisu perjuangan 35 Calon Paskibra (Capaskibra) yang menempuh jalur pendakian terjal.
Mereka menguji mental dan fisik demi Pakaian Dinas Upacara (PDU) dan kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Agenda ini merupakan tradisi rutin, dan dilaksanakan dari Senin (11/8/2025) pukul 20.30 Wita sampai dengan Selasa dini hari pukul 01.30 Wita.
Sebanyak 35 Capaskibra yang terbagi dalam lima kelompok menjalankan tugas harus menempuh jalur pendakian sejauh dua kilometer.
Medan yang menanjak, di bawah naungan kabut tipis, menjadi saksi perjuangan mereka.
Di setiap pos, tantangan tak henti menghadang.
Lima pos yang dijaga para senior menjadi "gerbang" yang harus dilalui.
Bukan sekadar fisik, mental mereka juga diuji.
Pertanyaan-pertanyaan dari senior menjadi rintangan yang harus dijawab dengan lugas, sebelum akhirnya bisa melangkah ke pos berikutnya.
"Sampai di titik ini tidak mudah," ujar Kepala Kesbangpol Kotabaru, Akhmad Rajudinoor.
"Diterpa panas, diterpa hujan. Saya lihat kulit kalian yang semula ada putih, kini menguning bahkan sampai cokelat dan hitam,” bandingnya.
Namun, di balik perubahan fisik itu, ada makna yang lebih dalam.
Akhmad meyakini, secara batiniah, pengalaman ini telah mencerahkan para Capaskibra.
"Apa yang kalian lihat ini adalah pengabdian, bakti untuk negara," tegasnya, dengan nada penuh haru.
Di puncak bukit, di tengah hawa dingin yang memeluk, ketegangan terasa begitu nyata.
Tugas besar menanti.
"Sebentar lagi tugas nyata akan kalian hadapi," lanjut Akhmad.
"Kami pun turut berdebar. Memang berat, tapi saya yakin seyakin-yakinnya kalian bisa menjalankan ini dengan benar. Semua demi Merah Putih, demi NKRI,” motivasinya.
Akhmad juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para Pendamping dan Kakak Asuh dari PPI (Purna Paskibraka Indonesia) yang telah mengawal dan mendidik para Capaskibra.
"Tidur pun kalian jaga. Kami mengucapkan terima kasih kepada PPU. Sebagai wakil pemerintah daerah, kami titip pesan, persiapkan diri kalian sebaik-baiknya untuk menghadapi 17 Agustus," tegasnya.
Dengan PDU di tangan, dan semangat pengabdian yang membara di dada, 35 Capaskibra Kotabaru kini selangkah lebih dekat dengan tugas besar yang menanti.
Mereka bukan lagi sekadar pemuda-pemudi biasa, melainkan para penjaga kehormatan bangsa yang siap mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Ketua PPI Kotabaru, Umar Yakob merasa senang karena tradisi pengambilan PDU ini berjalan lancar tanpa kendala.
"Terima kasih kepada para adik-adik dan kakak PPI Kotabaru yang sudah membantu dan terlibat langsung dalam tradisi ini," tuturnya.
Ia berharap tradisi ini terus terjaga dan keterlibatan PPI Kotabaru selalu memberikan langkah positif dalam membentuk karakter Capaskibra hingga menjadi Paskibra sejati.
Dengan PDU di tangan dan semangat pengabdian yang membara, 35 Capaskibra Kotabaru kini selangkah lebih dekat dengan tugas besar yang menanti.
Mereka bukan lagi sekadar pemuda-pemudi biasa, melainkan para penjaga kehormatan bangsa.
Editor : Eddy Hardiyanto