Ini menandai partisipasi Kesultanan Banjar sebagai perwakilan kerajaan di nusantara dalam upacara kenegaraan yang bersejarah.
Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Sultan Banjar, Khairul Saleh Al Mutashim Billah, kepada prajurit TNI AD terpilih, Sertu Nurdiansyah dan Kopda Yoga Primaniku, dengan pendamping Serka Soni Ariyanto dari Kodim 1006/Banjar.
Upacara berlangsung khidmat, diwarnai adat tapung tawar sebagai simbol restu dan doa keselamatan.
Pataka tersebut dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada Senin (11/8/2025) untuk bergabung dengan perangkat upacara lain di Istana Negara.
Pada 17 Agustus mendatang, Pataka Kesultanan Banjar akan dikibarkan dalam prosesi pemindahan duplikat Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi.
Arak-arakan dimulai dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Negara, hingga tiba di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Bagi Kesultanan Banjar, pengibaran pataka ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan simbol persatuan bangsa serta pengakuan negara terhadap peran kerajaan dan kesultanan sebagai bagian penyusun NKRI.
Sultan Khairul Saleh menegaskan, keikutsertaan ini adalah bentuk dukungan terhadap semangat kebangsaan, agar Indonesia tetap bersatu menghadapi tantangan zaman.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh kebanggaan dan kehormatan. Selamat bertugas, sukses, dan kembali dengan selamat ke banua,” pesan Sultan dalam doanya kepada para prajurit.
Editor : Sutrisno