Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jam Malam untuk Remaja, Banjarmasin Bakal Ikuti Jejak Jabar?

Endang Syarifuddin • Kamis, 7 Agustus 2025 | 13:59 WIB
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin diwawancara usai rapat paripurna di gedung DPRD Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin diwawancara usai rapat paripurna di gedung DPRD Banjarmasin.

 

 

 

BANJARMASIN - Apakah Banjarmasin bakal menerapkan jam malam untuk remaja seperti di Jawa Barat?

Pertanyaan ini muncul ke permukaan setelah wacana itu mencuat dalam pembahasan Raperda tentang Kepemudaan yang kini tengah digodok DPRD Banjarmasin bersama Pemko Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin tak menampik bahwa jam malam menjadi salah satu pasal yang sedang dikaji untuk dimasukkan dalam Raperda tersebut.

“Yang pasti, Raperda Kepemudaan ini untuk menjaga situasi dan kondisi. Anak-anak kita perlu ada jam belajar dan jam main yang jelas,” katanya, usai paripurna, Kamis (7/8).

Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Kota Banjarmasin ini, banyak remaja di Banjarmasin yang sering nongkrong hingga larut malam. Bahkan tak sedikit yang masih keluyuran pada dini hari.

“Remaja kita ini saya lihat suka nongkrong sampai midnight. Kalau dibiarkan, bisa merusak masa depan mereka,” tegas Yamin.

Namun, mantan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin ini menegaskan aturan ini belum final. Semuanya masih dalam tahap pembahasan bersama legislatif. Jika nanti benar-benar disepakati, pemko akan membuat aturan teknis dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kalau diberlakukan, tentu akan ada penertiban. Kita akan imbau orang tua agar ikut menjaga anak-anaknya. Pastikan pulang tepat waktu dan tidak lewat jam malam yang ditentukan,” ucapnya.

Di sisi lain, ia juga mewanti-wanti agar kebijakan ini tak serta merta diberlakukan tanpa kajian mendalam. Mengingat, denyut ekonomi Banjarmasin justru kuat di malam hari.

“Kita ini beda dengan daerah lain. Ekonomi kita hidup di malam hari. Kalau diberlakukan secara kaku, tentu bisa berdampak pada usaha kecil, warung kopi, kafe, kuliner malam, dan lainnya,” bebernya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan generasi muda dan keberlangsungan ekonomi.

“Saya yakin, DPRD dan eksekutif pasti akan mempertimbangkan semua aspek. Termasuk belajar dari daerah lain seperti Jawa Barat,” katanya.

Sebagai informasi, Pemprov Jawa Barat sebelumnya sudah menerapkan jam malam bagi remaja, terutama di kawasan rawan kenakalan remaja dan kriminalitas. Kebijakan itu pun sempat menuai pro dan kontra.

“Tujuan utamanya tentu untuk melindungi generasi muda, bukan membatasi kebebasan mereka. Dan kita juga ingin roda ekonomi tetap berjalan. Jadi, semuanya harus dikaji matang-matang,” pungkas Yamin.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#dprd #jabar #Gerindra #banjarmasin #jawa barat #Kenakalan Remaja #Pemko #jam malam