KOTABARU - 35 Calon Paskibraka (Capaska) Kabupaten Kotabaru 2025 digembleng hingga banjir keringat di laut, Senin (4/8/2025).
Para calon paskibraka ini menjalani latihan intesif sejak Rabu (30/7/2025) hingga Sabtu (16/8/2025).
Pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, anak-anak ini sangat bersemangat menjalani latihan, sampai beberapa dari mereka ada yang mau tumbang.
Di situ juga terlihat muka mereka hampir sama karena terbakar teriknya panas matahari saat latihan.
Yang lebih luar biasanya lagi, kucuran air peluhnya yang membanjiri seluruh badan, baju dan celana sampai membuatnya basah.
Green, salah satu Capaska Kotabaru 2025 merasa sangat senang karena bisa ikut dan terpilih.
"Alhamdulillah, saya di sini digembleng, saya merasa banyak perubahan dan lebih disiplin,” senangnya.
Mudahan lanjutnya pelatihan ini bisa menunjangnya kedepan untuk menggapai cita cita.
Sedangkan, Umar Yakub, Ketua Purna Paskibraka Kotabaru (PPI) Kotabaru yang sekaligus salah satu penanggung jawab latihan menjelaskan latihan ini sengaja dilakukan untuk melatih Capaska Kotabaru 2025.
“Mereka digembleng, untuk sukses mengibarkan Bendera Merah Putih 17 Agustus nanti di Kantor Bupati Kotabaru yang ada di Sebelimbingan,” jelasnya.
Ditambahkannya, 35 Capaska ini semuanya dimasukkan ke Asrama BLK Kotabaru di Pulau Laut Sigam.
“Selain baris berbaris, mereka juga diberi pendidikan, materi kelas khusus dan pengasuhan,” terangnya.
Diantara materinya, Ketahanan Budaya, Ideologi Nasional, Kesadaran Nasional, Wawasan Kebangsaan dan Revolusi Mental.
Untuk jadwal rutin Capaska ini, mereka bangun pukul 04.00 Wita, setelah itu senang, bersih bersih persiapan sholat, apel pagi, lari pagi, sarapan, latihan bangun fisik, dan formasi garis sampai pukul 17.00 Wita.
Setelah itu balik bersih bersih, shalat Magrib bersama, makan malam, apel malam dan terakhir istirahat tidur.
“35 Putra Putri Kotabaru terbaik ini semuanya pilihan dari berbagai sekolah di Kotabaru,” tutupnya.
Sekedar informasi, Capaska ini akan segera dikukuhkan menjadi Paskibraka 2025 tanggal 15 Agustus oleh Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli.
Editor : Fauzan Ridhani