BANJARBARU – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik BBSO kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor kesehatan dan pendidikan melalui kegiatan orientasi Dokter Kecil dan Kader Kesehatan Remaja, bertempat di SMP Negeri 15 Banjarbaru, Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi dengan Puskesmas Guntung Payung dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.
Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Abdul Malik turut hadir membuka kegiatan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai upaya strategis dalam mencetak generasi muda yang sehat dan berkarakter. Pemerintah Kota Banjarbaru sangat mengapresiasi kolaborasi antara Puskesmas Guntung Payung dengan PT PAMA BBSO. Semoga dunia usaha lain juga turut berkontribusi.
“Ini sebuah upaya strategis untuk mendukung aspek kesehatan. Kader kesehatan remaja ini adalah ujung tombak pelaksanaan UKS di sekolah dan mampu menularkan semangat hidup sehat di lingkungan masing-masing," ujarnya.
BBSO Head PT PAMA, Arif Cahyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencakup dua pilar utama dalam program CSR PAMA, yakni pendidikan dan kesehatan.
Atas nama PT PAMA khususnya Distrik BBSO, Arif mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi ini serta dukungan Pemko Banjarbaru dan semua pihak yang terlibat.
"Ini bukan sekadar pelatihan, tapi investasi jangka panjang. Bisa saja anak-anak yang kita latih sebagai dokter kecil hari ini, kelak menjadi dokter sungguhan,” ucap Arif.
“Dengan membekali sejak dini, kita mencetak generasi yang tangguh dan peduli. Mereka bisa menjadi agen perubahan, bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah dan masyarakat. Harapan kami, sinergi ini terus berlanjut dan berkembang secara berkelanjutan serta berdampak lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Guntung Payung, dr Indriyani Yanuareni menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap masalah kesehatan dasar, termasuk penanganan P3K di lingkungan sekolah.
“Sehingga kader kesehatan atau dokter kecil ini tau bagaimana cara menangani teman yang pingsan. Harapannya, mereka bisa menjadi panutan dalam menjaga kesehatan diri dan mengajak teman-temannya melakukan hal yang sama,” tuturnya.