Seleksi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU di Aula Disdikbud, Minggu (27/7/2025), menilai peserta tidak hanya dari aspek penampilan fisik, tetapi juga perilaku, wawasan kebudayaan, dan kemampuan public speaking.
Sekretaris Disdikbud HSU Ahadi Ilhami menjelaskan bahwa ke-85 peserta merupakan duta kecamatan yang akan berlaga memperebutkan gelar Naga Kabupaten HSU 2025.
"Tahun ini ada 85 peserta calon Nanang Galuh, mereka merupakan duta kecamatan yang nantinya akan menjadi Naga Kabupaten HSU tahun 2025," ujar Ahadi mewakili Kadisdik HSU Rahman Heriadi, Selasa (29/7/2025).
Proses seleksi dilakukan bidang kebudayaan dengan melibatkan pewadahan nanang galuh untuk memastikan lahirnya duta budaya dan pariwisata yang berkualitas.
"Peserta tidak hanya dinilai dari segi penampilan semata secara fisik, namun perilaku, wawasan kebudayaan sampai dengan kemampuan publik speaking," jelasnya.
Ahadi menekankan pentingnya objektivitas panitia dalam penilaian, mengingat pemenang nantinya akan menjadi duta daerah ke ajang yang lebih bergengsi.
"Saya sampaikan pada peserta untuk optimis melalui proses seleksi. Dan panitia objektif dalam melakukan penilaian sebab nantinya menjadi duta daerah ke ajang yang lebih bergengsi lagi," sambungnya.
Kabid Budaya Hj Rahmawati menambahkan bahwa pemilihan nanang galuh menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda yang memiliki bakat pelestarian budaya dan kemampuan soft skill penunjang.
"Kami harap pemilihan ini mampu mencetak figur muda inspiratif yang jadi teladan, serta ikut menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi perkembangan zaman," harapnya.
Salah satu peserta, Edo, mengaku mengikuti ajang tersebut sebagai pembelajaran dan bentuk kontribusi untuk pelestarian budaya daerah.
"Saya pribadi ingin berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah. Dan ajang ini dapat meningkatkan rasa percaya diri," harap Edo.
Editor : M. Ramli Arisno