Sebanyak 12 peserta terdiri 6 nanang dan 6 galuh tersisih pada tahap Forum Group Discussion (FGD) dan debate challenge, menyisakan 9 pasang finalis yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.
Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Ramadendy menjelaskan karantina terbuka digelar di beberapa lokasi dengan beragam kegiatan pembinaan untuk mengasah kemampuan peserta.
"Ditahap FGD dan challenge ini ada 12 peserta yang tersisih, terdiri 6 nanang dan 6 galuh. Sehingga tersisa 18 orang atau 9 pasang," tutur Dendy, Selasa (29/7/2025).
Program karantina terbuka meliputi class public speaking yang diampu Nanang Afan Wahyuda, serta class manners and attitude oleh Nanang Wahyu Ari Sardiko yang merupakan runner up 1 Putra Kebudayaan Indonesia 2024.
Peserta juga mendapat class sasirangan dari Fahruzzaini, Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kalimantan Selatan, dan class beauty grooming and modelling yang diisi tiga pemateri sekaligus yakni Nanang Afan Wahyuda, Galuh Febi Novia Putri, dan Galuh Yenni Febriyati.
"Class ini diisi oleh Nanang Wahyu Ari Sardiko yang merupakan runner up 1 Putra Kebudayaan Indonesia 2024," katanya.
Selain kelas-kelas tersebut, panitia juga menggelar kegiatan outbound di Basecamp Wira Yudha dan class literacy yang diisi Galuh Nurli Ila untuk memperkaya wawasan peserta.
Sembilan pasang yang lolos telah menjalani karantina tertutup pada 26-27 Juli 2025 dan akan kembali menjalani karantina mulai 1-28 Agustus sebelum tampil di Malam Persembahan Seni Budaya.
"9 pasang ini nantinya juga akan kembali menjalani karantina dimulai 1-28 Agustus, sebelum tampil di Malam Persembahan Seni Budaya," tutup Dendy.
Editor : M. Ramli Arisno