Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Siap-Siap Anak Perempuan Disuntik HPV, Kadinkes Kalsel Tegasnya Vaksinnya Halal

M Oscar Fraby • Senin, 28 Juli 2025 | 21:41 WIB
IMUNISASI: Anak perempuan usia sekolah kelas lima, enam dan sembilan bakal disuntik imunisasi vaksin HPV pada Agustus mendatang. (dokumen)
IMUNISASI: Anak perempuan usia sekolah kelas lima, enam dan sembilan bakal disuntik imunisasi vaksin HPV pada Agustus mendatang. (dokumen)

BANJARMASIN – Sebanyak 50 ribu anak perempuan usia sekolah kelas lima, enam, dan sembilan bakal disuntik imunisasi di bulan imunisasi anak sekolah.

Pelaksanaannya menyasar semua sekolah di Kalsel mulai Agustus mendatang.

Imunisasi yang diberikan kali ini adalah imunisasi vaksin human papillomavirus (HPV).

Pemberian vaksin ini sebagai langkah pencegahan kanker serviks yang saat ini menjadi ancaman terhadap perempuan.

Kanker ini biasanya berkembang perlahan, dan sering kali baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut.

Itu karena pada awalnya sering kali tidak menimbulkan gejala.

Infeksi Human Papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama kanker serviks.

“Kami berikan gratis untuk perempuan usia sekolah dari kelas lima, enam dan sembilan,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, Senin (28/7).

Diauddin menyampaikan ancaman kanker rahim ini di Indonesia cukup tinggi.

Dalam setiap jamnya, 2 wanita di Indonesia meninggal karena kanker serviks.

Bahkan pada tahun 2020 dan 2021 lalu, kanker rahim menduduki peringkat dua terbesar penyakit katastropik yang memakan biaya Rp3,5 triliun. “Imunisasi HPV ini sebagai upaya menurunkan angka penderita kanker rahim yang kasusnya terbilang tinggi,” tambahnya.

Diauddin tak menampik, bagi sebagian orang ada yang takut dengan vaksin karena dianggap tak halal.

Ia berharap masyarakat ikut berkomitmen menyukseskan vaksinasi ini, dan tidak termakan info hoaks yang menyesatkan.

“Kami pastikan aman dan halal. Banyak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Padahal vaksin ini sudah dilaksanakan sejak lama,” ujarnya.

Vaksinasi tak hanya menyasar anak di sekolah.

Imunisasi juga akan jemput bola ke posyandu dan ke puskesmas.

Tujuannya adalah untuk anak yang putus atau tidak sekolah.

“Kesuksesan imunisasi ini tentu saja peran semua pihak, khususnya pemerintah kabupaten kota,” katanya.

Warga Jalan Sultan Adam Banjarmasin, Helda Mawarni mengaku antusias dengan vaksinasi ini.

Baginya, ancaman kanker rahim bagi perempuan seperti menunggu kapan kita meninggal.

Ia tak ingin anaknya terpapar infeksi rahim ini.

“Saya tak masalah dengan imunisasi ini. Ini untuk kesehatan dia juga,” ujarnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Vaksin #imunisasi #hpv