Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tapin Dapat Lampu Hijau dari Kementerian PU

Rasidi Fadli • Senin, 28 Juli 2025 | 14:33 WIB

SAMBUT BAIK: Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah menyampaikan terkait disetujuinya lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Tapin. (Dok Radar Banjarmasin)
SAMBUT BAIK: Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah menyampaikan terkait disetujuinya lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Tapin. (Dok Radar Banjarmasin)
RANTAU - Setelah melewati proses panjang, akhirnya rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS), Tapin resmi mendapat lampu hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembangunan ini akan dilaksanakan di Desa Baringin A dengan luas lahan mencapai 12,6 hektare. Tak hanya menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Tapin, kehadiran Sekolah Rakyat ini juga diharap membawa dampak ekonomi dan sosial yang besar bagi warga sekitar.

Ketua DPRD Tapin, Achmad Riduan Syah, yang dikenal selalu responsif terhadap perkembangan daerah, menyambut hangat persetujuan ini. 

"Saya menilai, langkah Pemerintah Kabupaten Tapin merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ucapnya, Senin (28/7/2025) kepada Radar Banjarmasin. 

Ia pun bersyukur, karena dengan sudah disetujui Kementerian. Ini akan berdampak positif bagi masyarakat.

"Peningkatan SDM adalah fondasi pembangunan jangka panjang. Mudahan ini jadi momentum awal yang baik bagi Tapin,” ujar politisi partai Golkar ini.

Dari sisi kecamatan, Camat Candi Laras Selatan, Zaul Rahman, juga menyampaikan syukur dan optimisme. Ia mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat bukan hanya soal akses pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu, tapi juga potensi menggeliatnya perekonomian lokal.

“Dengan banyaknya orang tua yang mengantar dan menjemput anak-anaknya, otomatis warung-warung sekitar akan ikut hidup. Ini berkah tersendiri bagi masyarakat Desa Baringin A,” ungkapnya.

Sebelumnya Bupati Tapin H Yamani menyampaikan bahwa setelah diterimanya lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Tapin, untuk tindak lanjutnya, ia menunggu arahan selanjutnya dari Kementerian PU. 

"Jadi dari 5 Kabupaten atau Kota di Kalsel, kita salah satunya," ujar H Yamani.

Di mana pembangunan SR ini ditargetkan melayani anak-anak dari keluarga miskin di desil 1 dan 2 yang selama ini terkendala akses pendidikan. Konsep sekolah berbentuk boarding school (berasrama) dengan fasilitas sarana prasarana lengkap dan tenaga pendidik profesional.

"Pemkab Tapin sangat mendukung dan berkomitmen penuh. Ini program luar biasa yang bisa membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, terutama bagi masyarakat bawah yang selama ini tertinggal," ucapnya.

Ditambahkan Kepala Bappelitbang Tapin Meidy Harris Prayoga menjelaskan, pembangunan SR memasuki tahap II dan Pemkab diminta segera menyerahkan data topografi lahan.

"Data topografi sangat penting dalam proses perencanaan. Kita diminta mengukur kontur lahan termasuk tambahan area 10-20 meter dari batas tanah. Gambar topografi harus menunjukkan batas lahan, garis kontur dengan level ketinggian aktual, dan dalam skala teknis 1:1, atau 1 meter setara 1 poin dalam CAD," paparnya.

Editor : Sutrisno
#Tapin #Rantau #Sekolah Rakyat