Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sampah Gelas Plastik Menumpuk, Ide Kreatif Muncul di SDN Baruh Panyambaran 2 Paringin Balangan

M Dirga • Jumat, 25 Juli 2025 | 14:57 WIB
GALAKSI: Inovasi Galaksi SD Negeri Baruh Panyambaran 2 Paringin Balangan ubah sampah menjadi kreasi. (Foto: Ernawati untuk Radar Banjarmasin)
GALAKSI: Inovasi Galaksi SD Negeri Baruh Panyambaran 2 Paringin Balangan ubah sampah menjadi kreasi. (Foto: Ernawati untuk Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Sampah gelas plastik menjadi persoalan umum yang kerap ditemui di lingkungan sekolah, terutama usai jam istirahat.

Di SDN Baruh Panyambaran 2, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, tumpukan sampah ini memantik lahirnya ide kreatif dari para pendidik.

Lewat sebuah inovasi bertajuk Galaksi, singkatan dari Gelas Plastik Bekas Jadi Kreasi, sekolah ini mencoba mengubah persoalan sampah menjadi peluang pembelajaran berbasis keterampilan dan kepedulian lingkungan.

Program ini digagas Ernawati, salah satu guru di sekolah tersebut.

Ia menilai, dibutuhkan pendekatan yang menyenangkan agar siswa lebih terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sembari mengasah kreativitas mereka.

"Program Galaksi memang terlihat sederhana, tapi punya dampak strategis. Sampah yang tadinya tidak berguna, diubah menjadi kreasi yang memiliki nilai. Ini melatih anak-anak untuk melihat potensi dari barang bekas, sekaligus menjaga lingkungan agar lebih bersih dan sehat," ujar Ernawati, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, kegiatan ini menjadi solusi atas minimnya aktivitas ekstrakurikuler yang mendorong kreativitas serta kepedulian terhadap isu lingkungan.

Melalui Galaksi, siswa diajak memanfaatkan limbah gelas plastik menjadi berbagai produk kerajinan yang fungsional dan menarik.

Sejumlah karya yang telah dihasilkan di antaranya pot tanaman hias, tempat pensil, celengan, hiasan dinding, tas, dompet, hingga mainan edukatif.

"Program Galaksi memiliki keunggulan karena melibatkan siswa secara aktif dalam mengatasi permasalahan sampah di sekolah. Mereka belajar secara langsung, melatih kreativitas, keterampilan motorik, dan jiwa kewirausahaan. Selain itu, program ini juga terintegrasi dengan kurikulum dan mendukung program Adiwiyata," jelasnya.

Ernawati menambahkan, sejak Galaksi diterapkan, terjadi penurunan signifikan terhadap jumlah sampah gelas plastik di lingkungan sekolah.

Apalagi partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan sampah juga meningkat.

"Alhamdulillah, dampaknya sangat terasa. Kesadaran siswa makin tinggi, suasana belajar jadi lebih kondusif, dan karakter peduli lingkungan mulai terbentuk. Semua ini tentu berkontribusi pada pembentukan sumber daya manusia yang lebih berkualitas," tutupnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#SDN #gelas plastik #Balangan #paringin #Sampah