BANJARBARU – Demi memperkuat akurasi dan kecepatan dalam setiap misi penyelamatan, Basarnas Banjarmasin resmi menggandeng BMKG Kalimantan Selatan (Kalsel).
Penandatanganan kerja sama dilakukan Selasa (22/7/2025) pagi di Kantor SAR Banjarmasin, Jalan A Yani Km 28, Landasan Ulin, Banjarbaru. Acara turut dihadiri secara daring oleh Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Basarnas, Dr Didi Hamzar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengakui bahwa operasi SAR tak bisa lepas dari informasi cuaca.
Karena itulah, ia menegaskan pentingnya peran data cuaca dalam menentukan arah dan strategi operasi penyelamatan.
"Data dari BMKG seperti arah angin, curah hujan, tinggi gelombang, dan arus laut sangat menentukan efektivitas tim SAR di lapangan," ujarnya.
Menurutnya, kerja sama ini sangat krusial karena tim SAR membutuhkan informasi awal sebelum bergerak, demi menghindari risiko dan mempercepat penanganan.
“Bersyukur, kami kini resmi bersinergi dengan BMKG. Hampir semua lembaga bergantung pada data mereka, apalagi kami yang berhadapan langsung dengan kondisi ekstrem,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Kalsel, Klaus Johannes Apoh Damanik menyebut kolaborasi ini akan memperkuat koordinasi yang selama ini sudah berjalan.
"Di mana ada SAR, di situ ada BMKG. Kami siap mendukung dengan data yang cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ucapnya.
Damanik juga menegaskan bahwa layanan informasi dari BMKG terus ditingkatkan demi mendukung keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.
Dengan mengandalkan sains sebagai dasar pengambilan keputusan di medan darurat, tambah Damanik, kerjasama ini menandai langkah maju dalam peningkatan kesiapsiagaan bencana dan keselamatan jiwa di Banua.
Editor : Fauzan Ridhani