Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bank Sampah Digital Ratikita.id Kumpulkan 411 Kg Sampah di Wisata Pagat HST

Jamaludin • Jumat, 18 Juli 2025 | 13:54 WIB

AKSI BERSIH: Seratus orang melakukan aksi bersih-bersih di Wisata Pagat Batu Benawa.
AKSI BERSIH: Seratus orang melakukan aksi bersih-bersih di Wisata Pagat Batu Benawa.
BARABAI - Bank sampah digital Ratikita.id menggelar kegiatan "100 Orang Bersih Lingkungan" di kawasan Wisata Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk mendukung program nasional FOLU Net Sink 2030, Jumat (18/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Small Grant tahap ke-2 dan ke-3, hasil kolaborasi pendanaan antara Pemerintah Indonesia dan Norwegia yang dikelola Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian LHK RI.

FOLU Net Sink 2030 adalah program strategis nasional yang menargetkan penurunan emisi karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan melalui rehabilitasi hutan, restorasi ekosistem, dan penguatan pengelolaan hutan lestari.

Baca Juga: Bupati Kotabaru Temui Menteri LHK, Minta Dukungan Kelola Sampah Terstruktur

CEO Ratikita.id, Muliyadi Saputra menyebut aksi ini sebagai bentuk tanggung jawab sebagai penerima manfaat dana layanan masyarakat.

"Alhamdulillah, kami terpilih sebagai perwakilan Kalimantan Selatan penerima layanan dana masyarakat pada 2025. Ini bukti kepercayaan pusat pada gerakan lingkungan di daerah," ujarnya.

Dipilihnya Wisata Pagat sebagai lokasi kegiatan karena kawasan ini merupakan ikon wisata alam HST yang rawan tercemar sampah akibat tingginya aktivitas pengunjung.

Baca Juga: Bupati Tala Rahmat Trianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Wushu Indonesia Kalsel 2025-2029

"Kami ingin menggabungkan edukasi berbasis alam dan aksi ramah lingkungan. Potensi wisata harus dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan," imbuhnya.

Muliyadi menekankan kegiatan ini juga sebagai ajakan agar generasi muda HST turut ambil peran dalam konservasi lingkungan.

"Jangan cuma jadi penonton. Pemuda HST harus jadi pelaku perubahan. Ini bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Baca Juga: Pemkab HSS Naikkan Insentif RT-RW Desa Jadi Rp 720 Ribu per Bulan

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) HST, Muhammad Riyadi mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci," katanya.

Perwakilan DLH Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Uliani, turut memberikan dukungan.

Baca Juga: Bujangan Pendiam Gantung Diri dan Sudah Membusuk, Bermula Tetangga Cium Bau Bangkai

"Sampah bisa jadi kawan atau lawan, tergantung perlakuan kita. Di provinsi, kami punya program 'Pilah Sampah Dapat Sembako'. Kalau dikelola dengan baik, sampah bisa bernilai ekonomi," jelasnya.

Rangkaian kegiatan mencakup pengantar FOLU Net Sink 2030, edukasi pengelolaan sampah, pengenalan fitur Ratikita.id, dan aksi bersih lingkungan dengan sistem pemilahan sampah.

Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi seperti DLHP HST, Diskominfo HST, BPBD HST, Puskesmas Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Desa Pagat, serta pelajar, relawan, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Masih Dijual Bebas di Banjarmasin, Beras Oplosan Belum Ditarik

Acara juga diisi doa bersama dipimpin Ketua MUI Batu Benawa, Tuan Guru H. Aburasyid sebagai wujud syukur dan harapan atas keberkahan kegiatan.

Total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 411 kilogram, dengan perolehan terbanyak SMKN 2 HST 92,5 kg, DLHP HST 83,5 kg, BPBD HST 72 kg, MTsN HST 46 kg, dan Koramil Batu Benawa 33,5 kg. Kelima institusi ini mendapat reward khusus dari panitia.

Editor : M. Ramli Arisno
#Wisata Pagat #FOLU Net #bank sampah #Ratikita digital #bersih lingkungan