Bupati yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Hj. Melinda disambut hangat Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq beserta jajaran di ruang pertemuan untuk audiensi.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kotabaru menuntaskan persoalan sampah melalui pembangunan sistem pengelolaan sampah terstruktur dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bupati Tala Rahmat Trianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Wushu Indonesia Kalsel 2025-2029
"Kami berharap mendapat arahan dan dukungan dari Kementerian agar pengelolaan lingkungan di daerah kami semakin optimal," tutur Bupati kepada Menteri.
Rusli juga memaparkan kondisi pengelolaan sampah di Kotabaru yang sudah cukup baik, namun masih memerlukan evaluasi dan pembenahan.
"Walaupun sudah baik kami harus melakukan evaluasi, dan pembenahan dan persiapan salah satunya dengan audiensi ini," ujarnya meminta arahan.
Baca Juga: Pemkab HSS Naikkan Insentif RT-RW Desa Jadi Rp 720 Ribu per Bulan
Menteri LHK memberikan tanggapan positif karena Kotabaru proaktif dalam penanganan lingkungan. Hanif menekankan pengelolaan sampah membutuhkan sinergi kuat dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan, hingga masyarakat secara menyeluruh.
"Yang pasti PR kita bersama mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan memilah sampah secara mandiri dimulai dari rumah, minimal sampah organik dan non organik," tegasnya.
Menteri menambahkan, kesadaran masyarakat memilah sampah secara mandiri akan membawa dampak besar dan membuat pengeluaran dana lebih efisien.
Baca Juga: Bujangan Pendiam Gantung Diri dan Sudah Membusuk, Bermula Tetangga Cium Bau Bangkai
"Saya meminta agar Bupati segera meneruskan hasil audiensi dan mengkoordinasikan SKPD terkait untuk menyusun roadmap dan aksi nyata, termasuk rencana aksi nyata Jumat bersih dan pembentukan satgas lingkungan guna menangani sampah liar di tingkat desa maupun kelurahan," arahnya.
Editor : M. Ramli Arisno