Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

BPMP Kalsel Beberkan Data 800 Sekolah Rusak, Anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Hanya Sanggup Memperbaiki Segini

M Oscar Fraby • Selasa, 15 Juli 2025 | 20:33 WIB
PAPARAN: Kepala BPMP Kalsel Yuli Haryanto mengungkap ada sebanyak 800 infrastruktur sekolah di Kalsel mengalami kerusakan. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)
PAPARAN: Kepala BPMP Kalsel Yuli Haryanto mengungkap ada sebanyak 800 infrastruktur sekolah di Kalsel mengalami kerusakan. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN – Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Kalsel membuka data. Sedikitnya 800 sekolah di Kalsel mengalami kerusakan infrastruktur. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari bagian atap, lantai, bahkan unit sekolah baru.

Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto mengungkap data kerusakan sekolah tersebut berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Sejumlah sekolah itu harus mendapatkan penanganan perbaikan agar pelaksanaan pembelajaran tak terganggu,” kata Yuli saat berkumpul bersama mahasiswa dan pengamat pendidikan di Banjarmasin, Selasa (15/7).

Menurutnya, sejumlah sekolah tersebut ada yang kondisi atapnya roboh, hingga lantai yang amblas.

“Tak hanya mengganggu kegiatan belajar mengajar, juga membahayakan bagi siswa maupun tenaga pendidik,” ungkapnya.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memiliki anggaran untuk menangani.

Namun, tak semuanya.

“Tahun ini, hanya 207 sekolah. Sisanya masih menunggu tahap dua penambahan anggaran perbaikan,” paparnya.

Perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan ini diharapkan menjadi perhatian khusus juga oleh pemerintah kabupaten/kota, termasuk pemerintah provinsi.

Menurutnya, dengan perhatian khusus pemerintah daerah, maka pananganan akan cepat.

“Dengan penanganan lintas sektor, maka penanganan bisa cepat. Supaya kegiatan belajar dan mengajar bisa nyaman dan normal,” sebutnya.

Selain membeberkan jumlah kerusakan infrastruktur pendidikan di Banua, BPMP Kalsel juga menyinggung perkembangan penerapan MBG.

Pihaknya pun menjanjikan dalam waktu dekat akan turun ke lapangan untuk berdialog dengan pihak sekolah dan siswa demi memastikan menu MBG sesuai selera, serta kebutuhan gizi peserta didik.

“Kami akan turun ke lapangan melakukan diskusi terkait menu pada makan bergizi gratis yang kebanyakan disukai siswa guna menghindari kendala dan problematik program MBG,” janjinya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Sekolah #BPMP #Kalsel #rusak #Infrastruktur #Pendidikan #bangunan