BANJARBARU - Gubernur Kalsel, Muhidin memberi waktu enam bulan kepada pejabat eselon II Pemprov Kalsel yang dilantik dan dikukuhkannya di Gedung Idham Chalid, Senin (14/7).
Ia tak segan-segan akan melakukan perombakan pejabat eselon II kembali jika kinerjanya kurang memuaskan.
Muhidin menyatakan bisa saja mengambil tindakan lebih tegas lagi.
“Karena kita ingin mencoba mereka bagaimana menduduki jabatan barunya. Kalau sampai terjadi yang kurang memuaskan (dirombak, red),” tekannya.
Gubernur menyebut masih ada
sebagian jabatan kepala SKPD yang masih kosong.
Lelang jabatan akan dibuka untuk mengisinya.
“Nanti ada uji kompetensi lagi. Kami mencari pejabat yang kerjanya bagus,” katanya.
Muhidin meminta kepada para pejabat yang dilantik untuk segera beradaptasi dan bergerak cepat.
“Ada perombakan yang asalnya ditempatkan di satu tempat, ditempatkan di tempat lain. Segera beradaptasi, tunjukkan kinerja,” tekannya.
Bagi pejabat yang ditempatkan di SKPD tertentu, ia meminta agar tak galau dalam menjalankan tugas.
“Jangan sampai hatinya galau atau marah ke kami. Siapapun yang galau, kami maafkan. Tapi, kami dimaafkan juga, cobalah dulu karena kita akan mencoba apa yang harus dilaksanakan sebagai kepala dinas,” kata Muhidin.
Dalam pelantikan itu, ada 13 pejabat eselon II yang terkena perombakan.
Di antaranya ada nama Dinansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, sekarang menjabat Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel.
Selain itu ada nama Thaufik Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Kalsel, dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.
Sementara jabatan Kepala Dinas Kesehatan kembali dijabat oleh Diauddin yang sebelumnya pernah diembannya.
Diauddin sempat menjabat sebagai Direktur RSUD Ulin.
Berikut nama-nama pejabat yang dilantik dan dikukuhkan.
- Mawarni: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Husnul Hatimah: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi
- Sulkan: Staff Ahli
- Ahmad Bagiawan: Kepala Dinas Perdagangan
- Rospana Sofian: Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
- Ariadi Noor: Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- Galuh Tantri Narindra: Kepala Dinas Pendidikan
- Rusma Khazairin: Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel
- Diauddin: Dinas Kesehatan
- Muhammad Farhanie: Dinas Sosial
- Taufik Hidayat: Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah
- Mifthaul Chair: Staff Ahli
- Dinansyah: Asisten Administrasi Umum
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief