Acara yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat berlangsung di tiga lokasi: di aula dan ruang kelas SKB Disdikbud Tala serta Aula Kantor Kelurahan Angsau.
Kepala Seksi Kurikulum, Kesiswaan, dan Ketenagaan SMP pada Disdikbud Tala, Ari Irawan mengatakan FLS3N kali ini diikuti 133 siswa dari berbagai sekolah SMP di Tala.
“Ada tujuh kategori yang dipertandingkan yaitu mendongeng, menulis cerita, ilustrasi, menyanyi solo, pantomim, tari kreasi dan ansambel campuran 3 alat musik,” sebutnya, Minggu (6/7/2025).
Adapun juara lomba menyanyi solo adalah SMPN 1 Pelaihari (Raisyabila Mardha Prasita) dan tari kreasi adalah SMPN 6 Bati-Bati (Stenli Tamelan, Muhammad Hannan, M Reno Saputra, Muhammad Dillah dan Muhamad Dava Lesmana Putra).
Kemudian pantomim adalah SMPN 1 Tambang Ulang (Gono Adi Saputra dan Muhamad Rizki Ananda), ilustrasi adalah SMPN 2 Jorong (Aisya Zulaika), dan mendongeng adalah SMPN 1 Pelaihari (Farah Langit Rahmadian Putri).
Sedangkan untuk menulis cerita adalah SMPN 4 Batu Ampar (Maichilla Azzahra) dan ansambel campuran 3 alat musik adalah SMPN 1 Pelaihari (Axel Valentinus Yosan, Siti Maulidatu Rahmah dan Muhammad Alfian Noor).
“Para juara ini nantinya akan mewakili Tala ke tingkat provinsi di ajang serupa,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Disdikbud Tala, Abdillah mengatakan tujuan kegiatan ini tak lain untuk membuat para pelajar di Bumi Tuntung Pandang semakin mencintai seni budaya tradisional.
“Disamping itu juga untuk menjaring talenta-talenta muda dalam bidang kesenian, baik seni olah vokal, tari dan lain sebagainya. Sehingga kedepan seni budaya kita terus lestari dan berkembang,” katanya.
Pihaknya pun nantinya akan terus melakukan sosialisasi secara masif ke sekolah-sekolah terkait lomba FLS3N ini, sehingga para pelajar ini semakin familiar tentang kesenian tersebut.
“Kedepan sosialisasi tak hanya menyasar pelajar, namun juga kelompok masyarakat umum lainnya,” tutupnya.
Editor : Sutrisno