PARINGIN - Kondisi jalan rusak di Desa Lampihong Kanan, RT 3, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, menuai keluhan warga. Jalan penghubung menuju Jembatan Sungai Tabuk itu rusak parah dan menjadi sorotan, khususnya karena kerap dilintasi kendaraan bermuatan berat.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif turun langsung ke lokasi pada akhir pekan lalu. Ia menemui warga untuk mendengar langsung persoalan yang mereka hadapi serta meninjau kondisi jalan yang dimaksud.
Saiful mengaku prihatin dengan kerusakan yang terjadi. Terlebih, berdasarkan informasi warga, kondisi jalan makin memburuk akibat aktivitas angkutan berat. Bahkan, beberapa kali terjadi insiden truk terguling yang bukan hanya merugikan pengemudi, tetapi juga membahayakan keselamatan warga sekitar.
“Jalan ini memang tidak panjang, hanya sekitar 300 meter. Tapi fungsinya cukup vital. Selain jadi jalur alternatif, juga sering dilewati truk bermuatan besar. Ini harus segera ditangani sebelum kerusakannya semakin parah,” kata legislator dari Partai Demokrat tersebut, Rabu (2/7).
Sebagai wakil rakyat, Saiful menegaskan pihaknya memiliki tanggung jawab mengawal persoalan-persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Ia menyebut, pengawasan terhadap infrastruktur merupakan bagian dari fungsi kontrol DPRD agar pelayanan publik berjalan dengan baik.
“Kami di DPRD tentu tidak tinggal diam. Fungsi pengawasan akan terus kami jalankan agar pembangunan di Balangan bisa merata dan tepat sasaran,” ujarnya.
Terkait hal itu, Saiful mendesak instansi teknis untuk segera melakukan penanganan, meski secara bertahap. Ia berharap perbaikan awal, setidaknya penanganan darurat, bisa segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali lancar.
Diketahui, sebelum ini warga sempat menutup jalan tersebut selama empat hari dengan cara membentangkan tiang kayu di badan jalan. Di persimpangan kawasan itu, juga dipasang papan pemberitahuan penutupan jalan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya perbaikan.
Setelah melalui koordinasi dengan pihak Kecamatan Lampihong, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa setempat, warga akhirnya bersedia membuka kembali akses jalan.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Balangan melalui Bidang Bina Marga memastikan, jalan tersebut akan ditangani dalam waktu dekat. Perbaikan dijadwalkan dimulai pada Juli 2025 ini.
"Anggaran peningkatan jalan sudah disiapkan. Rencananya, jalan akan dibangun dengan konstruksi rigid beton selebar empat meter dan panjang sekitar 200 meter,” jelas Kabid Bina Marga PUPR Balangan, Rina.
Penandatanganan kontrak proyek tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli mendatang.
Editor: Arif Subekti