Di Jalan Bupati H Said Alwi, Kecamatan Tapin Utara, puluhan prajurit turun ke lapangan bersama warga sekitar, aparat kepolisian, dan elemen masyarakat lainnya. Mereka tidak hanya membersihkan tumpukan sampah, tetapi juga meleburkan sekat antara aparat dan masyarakat melalui kerja sama gotong royong.
"Kegiatan ini bagian dari rangkaian serentak se-Kodam VI/Mulawarman. Di Tapin, kami fokus ke Sungai Rantau Kiwa karena kawasan ini sangat vital bagi warga," terang Pasiter Kodim 1010/Tapin, Lettu Inf Ariadi kepada Radar Banjarmasin, Selasa (1/7/2025).
Ariadi menegaskan kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan upaya mengajak warga memahami pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan.
"Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Sungai ini bukan cuma pemandangan, tapi sumber kehidupan," ujarnya.
Gerakan ini disambut hangat warga, salah satunya Ufi yang sejak pagi turut mengangkat tumpukan sampah plastik dan ranting kayu.
"Luar biasa. Harusnya kegiatan seperti ini lebih sering. Bukan cuma soal bersih-bersih, tapi ini jadi momen mengeratkan hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Semua guyub," katanya.
Ufi berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini dan kesadaran warga terus terbangun agar tidak lagi sembarangan membuang sampah ke sungai.
"Jangan sampai kita bersih-bersih hari ini, tapi besok sungainya kotor lagi. Itu namanya buang tenaga," ujarnya.
Editor : M. Ramli Arisno