Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Revolusi Belajar Mengajar! Inovasi Guru SMPN 4 Awayan Bikin Siswa Ketagihan Belajar Seni Budaya

M Dirga • Jumat, 27 Juni 2025 | 14:11 WIB

MENYENANGKAN: Pembelajaran seni budaya di SMPN 4 Awayan kini lebih menyenangkan dengan adanya inovasi Artopoly Games.
MENYENANGKAN: Pembelajaran seni budaya di SMPN 4 Awayan kini lebih menyenangkan dengan adanya inovasi Artopoly Games.
PARINGIN - Inovasi pembelajaran kreatif hadir dari SMPN 4 Awayan, Kabupaten Balangan. Sebuah permainan edukatif bernama Artopoly Games diciptakan untuk mengatasi kejenuhan siswa dalam pembelajaran seni budaya yang selama ini terasa monoton.

Guru seni budaya SMPN 4 Awayan, Abdul Latif, S.Pd., menjadi pencetus inovasi ini. Artopoly Games adalah permainan papan yang memadukan unsur pembelajaran seni dengan nuansa interaktif yang menyenangkan.

"Permainan ini dirancang agar siswa belajar dengan cara yang menyenangkan. Mereka menjawab berbagai pertanyaan seputar seni dan pengetahuan umum untuk bisa menguasai wilayah dalam permainan," ujar Abdul Latif, Jumat (27/6).

Baca Juga: Terkuak! Jembatan Tua di Balangan Punya Sejarah Kelam Kolonial, Anggaran Membengkak Fantastis

Latar belakang terciptanya Artopoly Games dipicu oleh berbagai permasalahan dalam pembelajaran seni budaya. Banyak siswa merasa jenuh karena metode pembelajaran monoton dan materi yang tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Abdul Latif menyebutkan kejenuhan siswa terjadi akibat penyampaian materi yang kurang bervariasi, seperti pengulangan teori tanpa praktik atau pendekatan kontekstual. Minimnya media pembelajaran kreatif juga membatasi ruang siswa untuk berkreasi dan berkolaborasi.

"Selain itu, kurangnya keterkaitan antara materi seni budaya dengan kehidupan nyata siswa juga menjadi alasan rendahnya motivasi mereka dalam belajar," jelasnya.

Baca Juga: Empat Rumah Terbakar Habis di HSU Hanya Gara-gara Hal Sepele Ini

Artopoly Games bertujuan menciptakan suasana belajar aktif dan menantang sekaligus meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Permainan ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, membangun kerja sama tim, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat.

Keunggulan permainan ini terletak pada fleksibilitasnya. Meski fokus awal pada pembelajaran seni budaya, Artopoly Games dapat disesuaikan untuk mata pelajaran lain.

"Inovasi ini bisa dikembangkan lintas pelajaran. Desainnya fleksibel, sehingga bisa digunakan di berbagai jenjang dan kelas," ungkap Abdul Latif.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Energi, PT Kimia Yasa Kantongi Tiga Sertifikat ISO

Ia berharap Artopoly Games dapat menjadi bagian dari penerapan inovasi pendidikan daerah, khususnya di Kabupaten Balangan. "Artopoly Games hadir untuk menjembatani hal itu. Kami ingin membangun suasana belajar yang lebih menarik dan kontekstual, agar siswa tidak hanya paham teori, tapi juga merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

"Dengan pendekatan seperti ini, kami berharap pembelajaran seni budaya tidak lagi dianggap membosankan, tetapi menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan bagi siswa," harapnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#SMPN Awayan #Inovasi Pembelajaran #Seni Budaya #Kabupaten Balangan #Artopoly Games