BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan menekankan pentingnya sinergi dan inovasi antar organisasi kepemudaan dalam menghadapi tantangan era digital.
Hal ini mengemuka dalam Pertemuan Organisasi Kepemudaan se-Kalsel yang digelar di Banjarmasin, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini diikuti perwakilan pemuda dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalsel.
Dispora menyebut, kompleksitas tantangan yang dihadapi pemuda saat ini. Mulai dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, hingga dinamika sosial yang cepat berubah. Hal itu menuntut pola pikir yang adaptif dan kolaboratif.
"Organisasi kepemudaan harus mampu menjadi ruang bertumbuh dan berinovasi, bukan hanya wadah kegiatan seremonial," ujar Sekretaris Dispora Kalsel, Fathul Bahri.
Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi diperlukan agar pemuda mampu menyusun program yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pertemuan ini juga menjadi ajang bertukar ide dan merumuskan strategi konkret untuk memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah. Para peserta terlihat aktif dalam sesi diskusi, menyampaikan berbagai isu yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Dispora berharap, hasil pertemuan ini tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam program nyata yang memperkuat kapasitas pemuda dan organisasi yang mereka jalankan.
Editor : Fauzan Ridhani