Bahkan masyarakat rela berdesak-desakan demi mendapatkan apa yang diinginkan. Tak hanya warga di Kecamatan Barabai yang datang. Dari kecamatan lain pun ikut berbelanja.
Salah seorang warga dari Kecamatan Pandawan, Rusmiati mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut.
"Kalau bisa jangan hanya momen-momen tertentu saja. Tapi dijadikan agenda rutin untuk gelaran pasar murah ini," pintanya.
Beberapa barang yang dijual dengan harga terjangkau yakni minyak kita seharga Rp16.500 per liter, gula 1 kg Rp 17.500, kecap Rp 5.000 3 pcs, penyedap rasa Rp 4.500 per lusin.
Kemudian sirup Rp 11.500 per botol, tepung Rp 9.000 per kg, sabun mandi Rp 2.500 per pcs, sabun cuci baju Rp 4.500 per 245 gram, mie goreng Rp 14.500 per 5 pcs.
Susu kental manis Rp 7.000 per pak, garam Rp 2.000, sabun cuci piring Rp 2.000. Terlur ayam Rp 12.000 setengah kg, telur itik Rp 2.000 per biji, beras lokal Rp 70.000 per kg, ikan haruan Rp 35.000 per kg, bawang putih dan merah Rp 18 ribu.
Pasar murah ini diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan berkolaborasi dengan beberapa SKPD lain.
Kepala Bidang Perdagangan HST, Aris mengatakan pasar murah ini digelar dalam rangka hari kesatuan gerak TP PKK tahun 2025.
"Selain bahan pokok di pasar murah ini juga menjual gas LPG 3 kg dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 18.500. Ini komoditas yang paling dicari warga. Pasar ini terbuka untuk umum," bebernya.
Selain menggelar pasar murah, di lokasi juga tersedia cek kesehatan gratis dan kampanye gemar makan ikan.
Editor : Sutrisno