MARTAPURA – Kabar baik datang bagi para santri Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar resmi menghadirkan empat unit angkutan feeder gratis yang akan melayani antar jemput santri, khususnya santriwati.
Kepala Seksi Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, Muhammad Zuhdiansari, mengatakan layanan ini merupakan bagian dari program dukungan mobilitas pelajar berbasis pesantren.
“Angkutan ini kami sediakan secara gratis sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap kebutuhan santri, khususnya santriwati di kawasan Tanjung Rema yang cukup jauh dari pondok,” ujar Zuhdi saat dikonfirmasi, Minggu (15/6) sore.
Empat armada tersebut akan melayani dua trayek utama, yakni Martapura–PP Darul Hijrah Putra (Cindai Alus) dan Martapura–Bincau. Layanan ini dirancang menjemput santri dari halte-halte sekitar asrama dan langsung mengantar ke kompleks pondok, serta sebaliknya saat pulang.
“Kemarin (Sabtu) sudah dilakukan prosesi syukuran dan tapung tawar sebagai simbol harapan agar program ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas,” tambah Zuhdi.
Dishub Banjar juga akan melakukan evaluasi berkala dan siap menambah unit jika diperlukan. “Prinsipnya, seluruh santri harus bisa terlayani,” tegasnya.
Program ini mendapat sambutan antusias dari para santri dan pengelola pondok. Asia, santriwati asal Kotabaru, mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah sekarang bisa naik angkutan gratis. Tidak capek lagi, dan lebih aman juga. Terima kasih banyak kepada pemerintah daerah,” ujarnya penuh syukur.
Apresiasi juga datang dari Pengelola Asrama Puteri Darussalam, Ustadz H. Muhammad Gozali. “Sudah lama kami berharap ada transportasi khusus santri. Terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Dishub,” pungkasnya.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief