Kondisi ini memantik gerakan Jumat Bersih pada Jumat (13/6/2025) yang melibatkan unsur pimpinan daerah hingga pelajar.
Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Dandim 1001 HSU-BLG, Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan. Ia menegaskan pentingnya peran serta seluruh elemen dalam menciptakan kota yang bersih dan sehat.
“Diharapkan ada sinergitas antara semua elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Amuntai yang minim dari sampah,” tegas Gunantyo.
Wakil Bupati HSU, H Hero Setiawan, turut menyampaikan keprihatinannya atas maraknya sampah plastik yang sulit terurai.
“Sampah plastik bisa bertahan puluhan tahun. Lewat aksi ini, kami mohon pedagang dan pengunjung Bypass Amuntai ikut menjaga kebersihan,” ujar Iwan Alabio, sapaan akrabnya.
Ketua DPRD HSU, H Fadilah, juga menggarisbawahi pentingnya kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di ruang publik.
“Gerakan Jumat Bersih ini semoga bukan hanya kegiatan sesaat, tetapi bisa memicu kesadaran masyarakat agar terus menjaga kebersihan,” harapnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi vertikal, akademisi, mahasiswa, dan pelajar se-Kabupaten HSU.
Mereka bahu membahu memungut sampah, menjadikan Bypass Amuntai sebagai simbol semangat gotong royong menuju kota bebas sampah.
Editor : M. Ramli Arisno