Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tiba di Banua, Jemaah Haji Dijamu Soto dan Sate

M Oscar Fraby • Jumat, 13 Juni 2025 | 11:51 WIB

BERANGKAT HAJI: Jemaah haji asal Kalsel saat keberangkatan ke Arab Saudi lalu. Mereka akan dijamu makanan khas Banjar begitu tiba, yakni soto dan sate. (dokumen)
BERANGKAT HAJI: Jemaah haji asal Kalsel saat keberangkatan ke Arab Saudi lalu. Mereka akan dijamu makanan khas Banjar begitu tiba, yakni soto dan sate. (dokumen)
BANJARMASIN – Jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin, akan dijamu dengan makanan khas Banjar. 

Panitia menyiapkan soto Banjar dan sate untuk menyambut kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 1, yang akan tiba pada Minggu (15/6) dini hari, sekitar pukul 02.15 Wita.

Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin mengungkap, jamuan makanan khas Banjar untuk menyambut kedatangan jemaah haji tersebut sudah disiapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin.

“Begitu tiba, kami siapkan menu spesial yang dirindukan jemaah haji saat di Arab Saudi, yakni soto Banjar dan. Ini sebagai pengobat kerinduan jemaah haji terhadap daerah,” terang Tambrin, Jumat (13/6).

Seperti diketahui, jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin yang pertama tiba berasal dari Kota Banjarmasin yang masuk di kloter 1, jumlahnya sebanyak 423 orang. 

Mereka dijadwalkan diterbangkan dari Jeddah, Arab Saudi pada Sabut (14/6) sekitar pukul 09.45 Waktu Arab Saudi (WAB).

Tambrin menyebut, semua persiapan penyambutan jemaah haji sudah disiapkan pihaknya secara maksimal. “Termasuk kami siapkan tempat istirahat saat mendarat untuk menghilangkan lelah di penerbangan yang cukup panjang,” paparnya.

Dia mengingatkan, kepada jemaah haji untuk mematuhi ketentuan mengenai barang bawaan. Dia mencontohkan seperti tak boleh membawa air zamzam dalam ukuran dan kemasan apa pun. Selain itu uang tunai lebih dari Rp100 juta, serta cairan, aerosol, dan gel yang dibawa dalam tas kabin maupun koper bagasi.

Pemeriksaan koper bagasi dan tas kabin sebutnya, akan dilakukan di keberangkatan. Jika ada barang yang melanggar ketentuan akan ditahan dan dikirim terpisah dari kloter. “Khusus air zam-zam telah didistribusikan ke kabupaten/kota sejak tanggal 1 sampai dengan 10 juni 2025 saat Jemaah Haji masih di Arab Saudi,” papar Tambrin.

Sisi lain, dia mewanti-wanti kepada keluarga jemaah agar tidak menjemput langsung di bandara maupun di Asrama Haji di Banjarbaru. 

Hal ini sebutnya untuk menjaga kelancaran, ketertiban, serta keamanan proses pemulangan jemaah. “Ini harus dipahami pihak keluarga jemaah. Asrama Haji juga merupakan bagian dari area bandara. Maka, regulasi penerbangan juga berlaku, termasuk pembatasan akses bagi non-penumpang,” tekannya.

Dia tak ingin, kehadiran keluarga di lokasi kedatangan dapat memicu kerumunan dan potensi gangguan terhadap alur pelayanan jemaah. Pasalnya, usai mendarat sejumlah proses seperti pemeriksaan kesehatan, verifikasi dokumen masih dilaksanakan.

Oleh sebab itu, dia meminta agar keluarga cukup menunggu di daerah asal masing-masing. pasalnya jemaah akan diantar oleh bus atau kendaraan resmi yang disiapkan oleh pemerintah daerah. “Kami minta keluarga bersabar. Ini demi kenyamanan dan keselamatan jemaah,” pesan Tambrin.

Editor : Sutrisno
#Kalsel #jemaah haji