Kepala Dinas Pertanian HSS Muhammad Noor mengatakan, patroli pemeriksaan hewan kurban ini nanti dilakukan baik sebelum dan sesudah disembelih.
“Patroli pemeriksaan hewan kurban nanti meliputi antemortem dan postmortem,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/6/2025).
Patroli kesehatan hewan kurban ini mulai dilakukan dari 3 sampai 9 Juni mendatang dengan melibatkan puluhan petugas yang disebar ke seluruh wilayah Kabupaten HSS.
“Ada sekitar 21 orang petugas nanti disebar ke semua titik pemotongan hewan kurban, mulai dari masjid, yayasan, institusi sampai mandiri masyarakat,” katanya.
Diharapkan dengan patroli pemeriksaan ini dapat memastikan hewan kurban ASUH dan aman dikonsumsi.
“Sehingga warga mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, serta halal layak dikonsumsi masyarakat,” harapannya.
Ditambahkannya, patroli pemeriksaan ini dilakukan sekalian juga untuk mencegah adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari hewan kurban.
“Saat patroli pemeriksaan kami juga melakukan edukasi pemotongan hewan sesuai dengan syariat Islam,” tambahnya.
Editor : Sutrisno