RANTAU – Di tengah gempuran pembangunan fisik yang terus digenjot, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Tapin, H Yamani-H Juanda menunjukkan bahwa pembangunan spiritual tak boleh luput dari perhatian.
Lewat gerakan bertajuk Tablig Akbar dan Lelang Amal, ia menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama memakmurkan rumah Allah SWT.
Sabtu (24/5/2025) malam menjadi awal dimulainya gerakan ini. Desa Batu Ampar, Kecamatan Piani, tepatnya di Langgar Nurul Ikhsan menjadi titik perdana.
Berikutnya, giliran Desa Andhika, Kecamatan Tapin Tengah, yang akan kebagian berkah pada 31 Mei mendatang.
Kegiatan ini sudah pernah dilaksanakan pasangan H Yamani-H Juanda, saat berkampanye. H Yamani memberitahukan bahwa gerakan Ini bukan hanya acara seremonial.
"Ini soal cinta dan tanggung jawab kita terhadap tempat ibadah," tegas H Yamani.
Dalam gerakan ini, Ia bahkan menginstruksikan para Kepala Dinas turut mendampinginya, minimal 5 orang dalam setiap kegiatan.
"Supaya mereka juga ikut menyisihkan sebagian harta untuk membantu pembangunan langgar dan pondok pesantren di Kabupaten Tapin," tegasnya.
Yang menarik, gerakan ini tak sekadar duduk manis mendengar ceramah. Lelang amal menjadi momen utama.
Ustadz Hasanuddin dipercaya mengomando lelang, sementara KH Ruhuddin Andak Suhanda didapuk sebagai penceramah utama.
Tak ketinggalan, Ketua TP PKK Tapin, Hj Faridah turun langsung ikut memeriahkan lelang ini.
Dengan semangat Bersama Memakmurkan Rumah Allah, Pemkab Tapin ingin membuktikan bahwa pembangunan yang paripurna adalah yang menyentuh lahir dan batin.
"Kita bangun jalan, jembatan, dan pasar, tapi jangan lupa, rumah Allah harus berdiri tegak dan makmur," ucap H Yamani.
Gerakan ini rencananya rutin digelar, secara bergilir di berbagai kecamatan. Sebuah langkah kecil, tapi bermakna besar.
Menguatkan spiritualitas, mempererat solidaritas, dan menebalkan keimanan warga Tapin.
Editor : Fauzan Ridhani